Diduga Proyek Jalan Kasiba–Lasiba Rp 4,95 Miliar Dikerjakan Asal Jadi Demi Mengejar Target Batas Waktu Yang Ditentukan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang – Proyek Peningkatan Jalan Kasiba–Lasiba diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis karena pemadatan badan jalan dilakukan di atas tanah berlumpur dan tergenang air. Proyek tersebut berada di bawah Dinas PUPR Kota Palembang, dilaksanakan oleh CV Brotoseno Jaya, dengan nilai kontrak Rp4.958.407.000 dari APBD-P Kota Palembang 2025.

Proyek tersebut berlokasi di Jalan Kasiba–Lasiba, akses menuju Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang.

Pantauan awak media dilapangan pada Sabtu (27/12/2025), masa pelaksanaan proyek 45 hari kalender sejak kontrak (13/11/2025). Metode pekerjaan dinilai berisiko menurunkan kualitas konstruksi, berpotensi menyebabkan kerusakan dini, serta menimbulkan dugaan lemahnya pengawasan teknis proyek.

Pemadatan tetap dilakukan meski kondisi tanah belum kering dan tidak stabil, memunculkan pertanyaan atas peran konsultan pengawas dan PPK dalam menjamin mutu pekerjaan.

Menurut Irawan Koordinator Forum Koalisi Pers Sumsel mengatakan, pembangunan jalan di atas tanah berlumpur secara langsung tidak direkomendasikan dan merupakan praktik konstruksi yang salah.

“Penghamburan agregat (batu pecah/sirtu) langsung di atas lumpur akan menyebabkan material tersebut tenggelam dan tercampur dengan lumpur saat dilindas. Ini membuat agregat kehilangan fungsi penguncian (interlocking) sebagai fondasi jalan,” kata Irawan kepada awak media, Rabu (03/01/2026)

Dijelaskannya bahwa lumpur tidak memiliki daya dukung (kapasitas beban) untuk menahan beban lalu lintas di atasnya. Akibatnya, jalan akan cepat amblas, bergelombang, dan rusak kembali dalam waktu singkat.

“Pejerjaan tersebut kuat dugaan dijerjakan asal jadi, demi untuk mengejar batas waktu pengerjaan yang telah ditentukan, agregat yang mahal akan terbuang sia-sia masuk ke dalam lumpur,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana maupun Dinas PUPR Kota Palembang belum memberikan klarifikasi resmi atas adanya temuan tersebut. (RC/Tiem)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dihari Baik Penuh Berkah, Dirut PT. PAB Kembali Gelar Giat Berbagi Dan Pererat Kemitraan Dengan Wartawan.
Cek Kesiapan Jalur Mudik, Kapolda Sumsel Dan Forkopimda Tekankan Komitmen Mudik Aman Dan Nyaman
Bentrok Dua Kelompok Di Palembang Telan Korban Jiwa
Rapat Konsolidasi PUPR, Wawako Tegaskan Pentingnya PBG
Forum Jurnalis Berbagi Bagikan 200 Paket Takjil Di Monpera Depan Mesjid Agung Palembang
Program Vaksinasi DBD Siswa Kelas 1-4 Di Palembang Tak Merata, Untuk Anak Yang Ada Ortu Saja. Mengapa!!!
Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Cabang Orado 17 kabupaten Kota Se-Sumsel Periode 2026-2030
MPUII Gelar MUTU se-Sumatera, Jakarta, Dan Banten Di Palembang

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:00 WIB

Dihari Baik Penuh Berkah, Dirut PT. PAB Kembali Gelar Giat Berbagi Dan Pererat Kemitraan Dengan Wartawan.

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:48 WIB

Cek Kesiapan Jalur Mudik, Kapolda Sumsel Dan Forkopimda Tekankan Komitmen Mudik Aman Dan Nyaman

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:50 WIB

Bentrok Dua Kelompok Di Palembang Telan Korban Jiwa

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:13 WIB

Rapat Konsolidasi PUPR, Wawako Tegaskan Pentingnya PBG

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:36 WIB

Forum Jurnalis Berbagi Bagikan 200 Paket Takjil Di Monpera Depan Mesjid Agung Palembang

Berita Terbaru