Program Vaksinasi DBD Siswa Kelas 1-4 Di Palembang Tak Merata, Untuk Anak Yang Ada Ortu Saja. Mengapa!!!

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang – Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri) bekerja sama dengan Pemkot Palembang meluncurkan program vaksinasi Demam Berdarah Dengue (DBD) secara gratis kepada siswa kelas 1-4 di Sekolah Dasar (SD) diwilayah Kota Palembang.

Bantuan vaksin DBD tersebut diberikan secara cuma-cuma melalui skema hibah. Tapi sangat di sayangkan, program ini tidak merata dan teruntuk siswa yang masih ada orang tua atau yang ada orang tua nya saja. Sementara yang tidak ada orang tua tidak boleh ikut, padahal anak anak tersebut butuh juga mendapatkan perhatian kesehatan.

Larangan tersebut disampaikan langsung oleh dr. Wulan selaku ketua tim saat akan melakukan sosialisasi DBD di Sekolah Dasar Negeri 204 Palembang pada Kamis (05/02/2026)

Anak yang tidak ada orang tua boleh ikut asalkan ada surat keputusan pengadilan terkait hak asuh anak tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Puskesmas Kertapati dr. Yetti Armagustini, MKM, Ia juga menyebutkan kalau pihak Puskesmas Kertapati tidak dilibatkan dalam program tersebut. Hanya melakukan pemantauan selaku yang punya wilayah.

Vaksinasi tersebut, menyasar anak usia 6-10 Sekolah Dasar diwilayah Palembang, karena kelompok usia tersebut dinilai paling rentan terkena DBD.

Hasil pantauan awak media dilapangan pada Jumat (13/02/2026), tampak sebuah mobil ambulance milik Puskesmas Kertapati mengangkut beberapa petugas kesehatan dari Puskesmas Kertapati untuk sebagai eksekutor medis dalam kegiatan tersebut.

“Kami dari Puskesmas Kertapati” kata salah seorang tenaga kesehatan dari Puskesmas Kertapati kepada awak media sambil Ia berjalan menuju lokasi kegiatan.

Tampak sepanduk terbentang diarea lokasi bertuliskan larangan untuk melakukan foto atau vidio pada kegiatan yang berlangsung tersebut.

Diwaktu yang berbeda, Irawan selaku koordinator Forum Koalisi Pers Sumatera Selatan (FKP SS) menegaskan, kegiatan vaksinasi DBD tidak terbatas pada yang masih memiliki orang tua. Anak yatim/piatu atau yang tidak memiliki orang tua tetap berhak mendapatkan vaksin selama terdaftar di sekolah sasaran, karena prioritas utamanya adalah perlindungan anak usia rentan.

“Program ini berbasis cakupan sekolah, bukan berdasarkan status orang tua. Anak yang tidak memiliki orang tua tetap bisa mendapatkan vaksin selama sekolahnya masuk dalam target intervensi,” tegasnya.

Pelaksanaan vaksinasi memerlukan data anak dan seringkali izin (persetujuan) tertulis. Sementara untuk anak yang tidak memiliki orang tua, biasanya diwakilkan oleh wali atau pihak sekolah/guru yang bertanggung jawab atas anak tersebut.

“Pemerintah selalu berupaya memberikan yang terbaik, agar anak anak di Indonesia selalu terjaga kesehatannya, kenapa program vaksinasi DBD usia 6-10 di SD Negeri 204 ada peraturan seperti itu, semua anak sebagai generasi penerus bangsa berhak mendapatkan perhatian kesehatan dari pemerintah,” ungkapnya.”pungkasnya.

Pewarta : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kedapatan Mencuri Tas Rekan Sepropesi, Tukang Keruntung Pasar Ritel Jakabaring Diamankan Petugas Keamanan
Warga Panca Usaha Di Hebohkan Dengan Kebakaran Ruko Tiga Lantai, Asap Hitam Mengepul Di Udara
SOAK Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Kantor Kejati Sumsel
Yopi Gencarkan Pembinaan Taekwondo Sejak Dini, Forum Cakar Sriwijaya Cetak Generasi Berprestasi
Polsek Ilir Barat I Ungkap Kasus Pencurian Laptop, Satu Penadah Di amankan
DPC Forum Cakar Sriwijaya Kota Palembang Kembali Gelar Aksi Jumat Berkah Di Sukarami
BAZNAS Bekerja Sama Dengan TP PKK Kota Palembang Menggelar Penyaluran Program Sehat Di Kecamatan Sukarami
Seminar Internasional Bertema Innovative Geotechnical Solutions For Futura Di Hotel Arya Duta Palembang 

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kedapatan Mencuri Tas Rekan Sepropesi, Tukang Keruntung Pasar Ritel Jakabaring Diamankan Petugas Keamanan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Warga Panca Usaha Di Hebohkan Dengan Kebakaran Ruko Tiga Lantai, Asap Hitam Mengepul Di Udara

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:18 WIB

SOAK Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Kantor Kejati Sumsel

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:14 WIB

Yopi Gencarkan Pembinaan Taekwondo Sejak Dini, Forum Cakar Sriwijaya Cetak Generasi Berprestasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polsek Ilir Barat I Ungkap Kasus Pencurian Laptop, Satu Penadah Di amankan

Berita Terbaru