Di Balik Klarifikasi Konsultan, Proyek Puskesmas Panyabungan Jae Masih Menyisakan Tanda Tanya

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Mandailing Natal – Proyek rehabilitasi Puskesmas Panyabungan Jae kembali menuai sorotan publik. Klarifikasi konsultan pengawas, Parlin, dinilai belum sepenuhnya menjawab keraguan masyarakat terhadap prosedur teknis pelaksanaan proyek.

Melalui pesan WhatsApp kepada redaksi, Parlin menegaskan seluruh tugas pengawasan telah dijalankannya sesuai kapasitas dan kewenangan sebagai konsultan pengawas teknis.

Sebagai penguat klarifikasi, Parlin mengirimkan dokumentasi foto yang diklaim merekam aktivitas pengawasan, mulai dari pengujian slump test, pengukuran besi, hingga pemberian instruksi teknis di lapangan.

“Ini momen ketika melakukan JMD di Polmed Medan. Ini momen ketika melakukan slump test,” tulisnya.

Parlin menekankan bahwa tidak semua permintaan informasi dapat dipenuhinya karena berada di luar lingkup tugas konsultan pengawas.

“Sebatas yang berkaitan dengan pekerjaan saya, pasti akan saya jawab,” ujarnya.

Terkait temuan struktur bangunan yang disorot, Parlin menyebut pekerjaan tersebut belum memasuki tahap pengecoran beton.

“Di situ belum dicor… baru bikin cetakannya saja,” jelasnya.

Namun, klarifikasi tersebut belum meredam perhatian publik. Sorotan justru mengarah pada aspek prosedural, khususnya selisih waktu antara pengecoran beton yang disebut dilakukan pada 10 September 2025 dengan penyerahan benda uji beton ke laboratorium pada 2 Oktober 2025.

Selisih waktu tersebut memunculkan pertanyaan tentang kepatuhan terhadap standar teknis konstruksi, mengingat hasil uji mutu beton baru diketahui setelah proses pengecoran berlangsung.

Sorotan kian menguat setelah penelusuran lapangan tim redaksi pada Selasa, 6 Januari 2026. Di lokasi proyek, sejumlah item pekerjaan diketahui belum rampung, antara lain pemasangan plafon, instalasi listrik, kusen kaca, serta pekerjaan keramik.

Selain itu, ditemukan dugaan penggunaan aliran listrik dari bangunan Puskesmas lama untuk mendukung aktivitas proyek rehabilitasi, yang memunculkan pertanyaan terkait prosedur administrasi dan pemanfaatan aset negara.

Di sisi lain, redaksi memperoleh informasi bahwa pembayaran proyek rehabilitasi Puskesmas Panyabungan Jae disebut telah direalisasikan secara penuh atau mencapai 100 persen.

Ketidaksesuaian antara progres fisik yang belum sepenuhnya rampung dan realisasi pembayaran penuh tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai mekanisme pencairan anggaran serta pengawasan proyek.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal, Pejabat Pembuat Komitmen, maupun pihak penyedia jasa belum memberikan klarifikasi resmi. Tim Redaksi tetap membuka ruang hak jawab demi menjaga keberimbangan, akurasi, dan kepentingan publik.

Pewarta : Magrifatulloh

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.
Dugaan Oknum PNS Dinas KB Lingga Bayu Terlibat PETI dan Penampungan Emas Disorot
20 Siswa Di Madina Tumbang, Dilarikan Ke Puskesmas
Misteri Kematian Anak Di Siabu, Kepala SMPN 3 Siabu Enggan Klarifikasi Status Satpam
Rp1,03 Miliar Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Disorot, Komisi I Tegaskan Tak Boleh Dialihkan Ke Pihak Ketiga
Bendahara SATMA AMPI Madina Desak Bupati Periksa Kades Dan BPD Muara Batang Angkola, Dugaan Pengutipan 5 Persen Peti Harus Diusut
SATMA AMPI Madina Soroti Dugaan Keterlibatan Kades Rantopanjang dalam PETI: Satgas Jangan Hanya Rapat Dan Susun Rencana
Program Revitalisasi SDN 018 LP, Redaksi Media Online Serahkan Surat Konfirmasi Kepada Ketua Komisi 1 DPRD Mandailing Natal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:55 WIB

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Selasa, 15 September 2026 - 08:44 WIB

Dugaan Oknum PNS Dinas KB Lingga Bayu Terlibat PETI dan Penampungan Emas Disorot

Kamis, 10 September 2026 - 13:33 WIB

20 Siswa Di Madina Tumbang, Dilarikan Ke Puskesmas

Jumat, 4 September 2026 - 17:17 WIB

Misteri Kematian Anak Di Siabu, Kepala SMPN 3 Siabu Enggan Klarifikasi Status Satpam

Kamis, 3 September 2026 - 14:28 WIB

Rp1,03 Miliar Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Disorot, Komisi I Tegaskan Tak Boleh Dialihkan Ke Pihak Ketiga

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB