Aktivitas Truk Pengangkut Tanah Di Perumahan Griya Revari Indah Resahkan Warga

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang – Aktivitas truk pengangkut tanah yang melintas di kawasan Perumahan Griya Revari Indah, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, menimbulkan keresahan warga. Selain menimbulkan polusi udara akibat debu tebal dan kebisingan, kendaraan bertonase besar itu juga memperparah kerusakan jalan lingkungan yang sebelumnya masih dalam kondisi baik.

Menurut penuturan warga, aktivitas truk berlangsung hampir setiap hari, bahkan hingga malam hari. Warga mengaku sangat terganggu oleh debu dan suara bising yang ditimbulkan kendaraan tersebut, serta khawatir terhadap keselamatan anak-anak yang kerap bermain di sekitar jalan perumahan.

“Debunya luar biasa, apalagi kalau cuaca panas. Kami terpaksa menyiram jalan sendiri supaya tidak terlalu berdebu. Malam pun masih banyak truk lewat, bising sekali,” keluh Pak Iy, warga RT 94 RW 05, Kamis (06/11/2025).

Kerusakan jalan di kawasan tersebut juga menjadi sorotan. Beberapa bagian aspal mulai retak dan bergelombang, diduga akibat beban berlebih dari truk proyek yang tidak sesuai dengan kapasitas jalan perumahan.

Warga telah berupaya menertibkan aktivitas tersebut dengan memasang imbauan larangan truk pengangkut tanah untuk melintas. Namun, himbauan itu diabaikan. Mereka juga telah melapor ke pihak pengembang dan pemerintah setempat, tetapi hingga kini belum ada tindakan konkret.

Berdasarkan pantauan di lapangan, truk-truk tersebut diduga berasal dari proyek pengerukan lahan di wilayah Banyuasin dan melintas melalui kawasan Griya Revari Indah. Hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai izin resmi aktivitas tersebut.

Saat dikonfirmasi, Tris, selaku pengawas lapangan proyek pengangkutan tanah, mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan ketua RT setempat dan memberikan uang kompensasi sebesar Rp4.000 per truk setiap minggu. Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan besar??? Jika benar warga menyetujui, mengapa mereka tetap memasang imbauan larangan melintas? Apakah warga mengetahui adanya kompensasi tersebut atau tidak?

“Pemerintah kota harus turun tangan. Aktivitas pengangkutan tanah di kawasan padat penduduk tanpa pengawasan jelas berpotensi menimbulkan pencemaran, kecelakaan, dan kerusakan infrastruktur,” ujar salah satu warga dengan nada tegas.

Warga berharap Pemkot Palembang, melalui Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup, segera menindaklanjuti keluhan ini dengan pengawasan di lapangan serta penegakan aturan bagi kendaraan proyek yang melintas di kawasan permukiman. Mereka meminta agar aktivitas truk diatur sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.

Pewarta : Levi Panglima

Editor    : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat
Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang
Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional
Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran
Pererat Kebersamaan Ramadan, HIPMI Sumsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
“Ngecup Tanah” Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Untuk Kolam Retensi Simpang Bandara. Ini Kata Ketua KKLDM!!!
PLN Soroti Kabel Provider Internet di Tiang Listrik, Warga Diminta Melapor Jika Berbahaya

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:38 WIB

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:28 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:21 WIB

Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:45 WIB

Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran

Berita Terbaru