Reklame Simpang 5 DPRD Sumsel Diduga Langgar Aturan, Berdiri Di Tengah Trotoar Dan Pernah Dipasang Iklan Rokok

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang (16/10/2025) – Sebuah papan reklame berukuran besar yang berdiri tepat di tengah trotoar kawasan strategis Simpang 5 DPRD Provinsi Sumatera Selatan menjadi sorotan publik. Reklame tersebut diduga kuat melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang terkait penataan ruang dan pemanfaatan fasilitas umum.

Papan reklame yang berdiri dilokasi tersebut mengganggu fungsi trotoar sebagai jalur pedestrian yang semestinya bebas hambatan demi kenyamanan dan keselamatan para pejalan kaki.

Keberadaannya dinilai bertentangan dengan semangat penataan kota yang ramah pejalan kaki, sebagaimana diamanatkan dalam Perda Kota Palembang No. 17 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Reklame serta Perda No. 6 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Tak hanya menempati ruang publik yang seharusnya steril dari hambatan, reklame tersebut juga diketahui pernah menampilkan iklan produk rokok bermerek Sampurna Mild yang pada dasarnya dibatasi oleh sejumlah regulasi nasional dan daerah.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau, serta Peraturan Wali Kota Palembang No. 21 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok, iklan rokok tidak boleh dipasang di area publik yang banyak dilalui masyarakat umum, terutama anak-anak dan remaja.

Renaldi selaku aktivis sumsel menyayangkan keberadaan papan reklame tersebut. “Reklame itu jelas merampas hak pejalan kaki dan sangat tidak pantas berdiri di titik sepadat itu. Apalagi kalau pernah memuat iklan rokok. Ini seharusnya ditindak tegas oleh Pemkot,” kata Renaldi

Menurutnya, Pemkot Palembang melalui Dinas Perhubungan serta Dinas Penataan Ruang seharusnya bertindak cepat untuk mengevaluasi dan menertibkan papan reklame tersebut. Ia juga meminta transparansi dari pihak terkait mengenai perizinan reklame tersebut, termasuk pihak ketiga atau vendor yang memasangnya.

Keberadaan papan reklame di tengah trotoar kawasan Simpang 5 DPRD Sumatera Selatan menjadi contoh nyata lemahnya pengawasan terhadap pemanfaatan ruang kota. Jika tidak segera ditindak, hal ini berpotensi menjadi preseden buruk bagi penataan kota secara keseluruhan. (RC/Tim)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat
Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang
Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional
Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran
Pererat Kebersamaan Ramadan, HIPMI Sumsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
“Ngecup Tanah” Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Untuk Kolam Retensi Simpang Bandara. Ini Kata Ketua KKLDM!!!
PLN Soroti Kabel Provider Internet di Tiang Listrik, Warga Diminta Melapor Jika Berbahaya

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:38 WIB

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:28 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:21 WIB

Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:45 WIB

Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran

Berita Terbaru