Jembatan Lubuk Rukam Kecamatan Kandis Di Serang Tumpukan Rumput Rumpai

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Ogan Ilir– Ratusan warga Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir adakan gotong royong terkait banyaknya rumput rumpai beserta sampah lainya yang tersendat dibawa jembatan penghubung Desa Lubuk Rukam menuju Desa Iainya jumat (16/01/2026).

Bedasarkan hasil pantauan dilapangan terlihat tumpukan rumput rumpai beserta sampah tersumbat di bawah jembatan. Bahkan terlihat sampah tersebut berisikan rumput, material kayu hinga menutupi aliran air Sungai yang di bawah jembatan .

Seperti yang dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) RA. Amrina Rosyada S.Si..M.Si dari partai Hanura saat di lokasi, bahwa jembatan Lubuk Rukam beberapa hari ini di serang rumput rumpai.

“Kemarin masih terbuka dan masih bisa di lalui perahu, masih ada yang bisah lewat, dua hari ini sudah tertutup tidak bisa di lalui lagi,” katanya.

Ia melanjutkan, Camat Kecamatan Kandis mengeluarkan himbauan kepada seluruh kepala Desa yang ada diwilayah Kecamatan Kandis agar bergotong royong untuk mengatasi masalah tersebut.

“Hari ini jumat tampak ratusan warga laksanakan gotong royong dan istirahat sholat jumat, siang harinya nyambung lagi setelah sholat jumat, kami sudah kontak ke kadin PUPR Pak Ruslan. Alhamdullilah, beliau turun lansung ke lokasi ini, melihat sendiri dan menyatakan akan membantu alat berat,” terangnya.

Ia juga berharap agar pihak Dinas terkait segera membantu mengerahkan alat berat dalam membersihkan rumput rumpai yang sangat tebal tersebut.

“Harapan saya agar secepatnya dinas terkait bisa membatu alat berat, agar rumput yang tebal ini bisa di atasi segera, karena kalau dibiarkan jembatan ini bisa roboh, apalagi melihat kondisi jembatan yang sudah oleng karna desakan rumput yang sangat tebal,” ucapnya.

Di tempat yang sama salah satu Kepala Desa menyampaikan pada awak media, bahwa banyaknya rumput rumbai dan sampah lainya diduga datang dari wilayah Kecamatan lain dari wilayah Kabupaten lain.

“Tumpukan sampah ini datang dari Kecamatan lain, hanyut dan nyangkut di jembatan ini, karna aliran sungai ini ada dua muara,” tutupnya.

Pewarta : Emi

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB