Diduga Pihak PTPN VII CIMA Tidak Ada Perhatian Dengan Desa Sekitar, 5 Desa Penyangga Desak Audiensi

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Pihak PTPN VII CIMA Tidak Ada Perhatian Dengan Desa Sekitar, 5 Desa Penyangga Desak Audiensi

RADARCenter, OGAN ILIR– Buntut dari puluhan Kepala desa (Kades) Walk Out dari acara Buka Giling tahun 2025 PTPN Cinta Manis Ketiau beberapa hari yang lalu, meminta audiensi secepatnya dengan pihak PTPN VII Cinta Manis, karena banyak hal yang harus segera dibahas antara pihak desa dengan PTPN.

Hal ini diungkapkan oleh Kades Tanjung Atap Firmansyah, yang didaulat sebagai ketua pada grup yang dinamakan “Ya Ala Ya Ulu”.

Ia menaungi puluhan Kepala desa di empat wilayah penyangga PTPN VII Cinta Manis yaitu Kepala desa yang ada di kecamatan Lubuk Keliat, Payaraman, Tanjung Batu dan Kecamatan Indralaya Selatan.

Grup ini dibentuk untuk menjadi lebih kokoh dan kuat persatuan antar kepala desa dalam empat wilayah ini, dibentuk saat dilakukan pertemuan dan urun rembuk dikediaman salah satu Kepala desa di Kecamatan Lubuk Keliat.

Hasil pantauan awak media dilokasi pada Rabu (18/06/2025), dengan adanya pertemuan Kepala desa ini terkuaklah bahwa selama ini tidak ada perhatian sama sekali dari pihak PTPN VII Cinta Manis terhadap desa desa yang ada di sekitar lokasi pabrik.

Firmansyah juga menyebutkan pada pertemuan tersebut bahwa Kepala Regional Sumatera II untuk wilayah Palembang dan Lampung, PT. Sinergi Gula Nusantara, Andhiyan Yuwono yang saat itu datang menemui para Kepala desa untuk meminta maaf atas ketidak nyamanan Kepala desa pada acara buka giling tersebut.

Diungkapkan Firmansyah selaku Ketua Forum Kades Kecamatan Tanjung Batu, bahwa selama ini tidak ada sumbangsih dari pihak PT terhadap wilayah sekitar. Kalaupun ada bantuan, itu dari proposal yang diajukan pada HUT RI, dan hanya dibantu Rp500 ribu oleh pihak PT.

“Kedepan kerjasama ini harus jelas, paling tidak dalam satu desa ada satu perwakilan warganya yang bekerja di perusahaan, SDM nya ada putra daerah, yang utama berasal dari desa desa penyangga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Regional Sumatera II untuk wilayah Palembang dan Lampung, PT.Sinergi Gula Nusantara, Andhiyan Yuwono menyatakan siap untuk duduk bareng satu meja dengan Kepala desa.

“Kami siap duduk satu meja dengan Kepala desa, dengan kata lain akan menjadwalkan Audiensi tersebut secepatnya,” tukasnya.

(RC/EMI)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Kades Bandar Jaya Menindak Pelaku Setrum Di Danau Tirau Muba Hanya Setengah Hati, Ini Kata FKP-SS!!!
Bupati Dan Wabup Muba Hadiri Paripurna DPRD, Hasil Reses III Jadi Acuan Pembangunan Daerah
Mayat Laki-Laki Ditemukan Di Aliran Parit Perkebunan Sawit, Polisi Minta Bantuan Masyarakat Ungkap Kasus
Muba Kembali Membara, Tempat Penyulingan Minyak Ilegal Di Keban I Terbakar Hebat
Polsek Sanga Desa Perketat Penindakan Illegal Refinery, Delapan Orang Ditangkap Dan Tiga Pemilik Diburu
Kapolres Ogan Ilir Bersama Tim Gabungan Turun Tangan Langsung Lakukan Mitigasi Karhutla Di Beberapa Titik Wilayah Hukum Polres Ogan Ilir
Tiga Pemuda Tenggelam Di Sungai Ogan Rantau Alai Saat Berusaha Menyelamatkan Temannya
Menyambut HUT RI ke-81, Warga Dusun III dan V Tanjung Raja Selatan Hiasi Gang Merah Putih

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Diduga Kades Bandar Jaya Menindak Pelaku Setrum Di Danau Tirau Muba Hanya Setengah Hati, Ini Kata FKP-SS!!!

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Bupati Dan Wabup Muba Hadiri Paripurna DPRD, Hasil Reses III Jadi Acuan Pembangunan Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Mayat Laki-Laki Ditemukan Di Aliran Parit Perkebunan Sawit, Polisi Minta Bantuan Masyarakat Ungkap Kasus

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Muba Kembali Membara, Tempat Penyulingan Minyak Ilegal Di Keban I Terbakar Hebat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Polsek Sanga Desa Perketat Penindakan Illegal Refinery, Delapan Orang Ditangkap Dan Tiga Pemilik Diburu

Berita Terbaru