Aksi Curanmor Di Alfamart Kertapati Terekam CCTV, Dalam Satu bulan Terakhir Telah 2 Kali Terjadi Aksi Serupa

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, PALEMBANG, – Warga Jalan Kimarogan, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang kembali dibuat resah dengan maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah mereka. Dalam sebulan terakhir, tercatat sudah dua kali aksi serupa terjadi di area parkir Alfamart yang berlokasi di samping Lorong Wijaya, Kertapati.

Kejadian terbaru menimpa imam, seorang warga Kemang Agung, yang kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya pada Minggu (20/4) malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Ironisnya, motor tersebut raib saat terparkir di depan Alfamart yang sama, lokasi di mana kejadian serupa juga dialami korban lain sebelumnya.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) Alfamart, pelaku berjumlah dua orang dan mengenakan masker. Satu pelaku terlihat dengan sigap mengambil motor korban, sementara pelaku lainnya menunggu di atas sepeda motor yang mereka gunakan.

Investigasi mendalam yang dilakukan awak media di salah satu gerai Alfamart lain di kawasan Kertapati mengungkap fakta mencengangkan. Seorang petugas Alfamart di depan Masjid Alfalah mengaku pernah kehilangan sepeda motor dua bulan lalu.

Hal ini semakin memperkuat indikasi bahwa wilayah Kertapati kini menjadi area rawan curanmor.Rentetan kejadian ini sontak menimbulkan keresahan mendalam di kalangan masyarakat Kertapati.

Mereka merasa keamanan di wilayah mereka semakin terancam dan meminta pihak kepolisian, khususnya Polsek Kertapati, untuk tidak tinggal diam. Warga mendesak agar penyelidikan segera dilakukan dan pelaku curanmor dapat segera diringkus, sehingga ketenangan dan keamanan di Kertapati dapat kembali tercipta.

“Kami sudah sangat khawatir. Dalam waktu singkat sudah dua kali motor hilang di tempat yang sama. Kami harap polisi segera bertindak, jangan sampai Kertapati ini jadi sarang maling motor,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian sektor Kertapati belum memberikan keterangan resmi terkait serangkaian aksi curanmor yang meresahkan warga ini.

Masyarakat berharap agar pihak berwajib segera merespons keluhan mereka dan mengambil langkah konkret untuk memberantas aksi kejahatan di wilayah Kertapati. (RC/RED)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menang Di Tingkat Banding, Kuasa Hukum Perjuangkan Perlindungan Hukum Bagi Pemilik SHM Guna Mendapatkan Kepastian Hukum
Pikar Palar Sinergikan Berbagai Pihak Bersihkan Drainase Tersumbat
TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Percepat Pembangunan Talang Jambe, Warga Beri Dukungan Penuh
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Kilang Plaju, Perkuat Keandalan Operasi dan Ketahanan Energi Nasional
Dewan Pakar KKP Dorong Pelurusan Narasi Sejarah Aranan Masagus dan Masayu dalam Konten Viral Mang Dayat
Eks Komisioner KI Sumsel Hibza Meiridha Badar Resmi Jadi Advokat Peradi
Jalin Komunikasi, Polda Sumsel Buka Ruang Dialog Bersama Genk Remaja
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia–Palembang, Dua DPO Di Buru

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:08 WIB

Menang Di Tingkat Banding, Kuasa Hukum Perjuangkan Perlindungan Hukum Bagi Pemilik SHM Guna Mendapatkan Kepastian Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 18:49 WIB

Pikar Palar Sinergikan Berbagai Pihak Bersihkan Drainase Tersumbat

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:40 WIB

TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Percepat Pembangunan Talang Jambe, Warga Beri Dukungan Penuh

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:01 WIB

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Kilang Plaju, Perkuat Keandalan Operasi dan Ketahanan Energi Nasional

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:49 WIB

Dewan Pakar KKP Dorong Pelurusan Narasi Sejarah Aranan Masagus dan Masayu dalam Konten Viral Mang Dayat

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB