Radarcenter.info, Plaju – Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) melakukan kunjungan kerja ke PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) III Plaju sebagai bagian dari upaya memperkuat keandalan operasional kilang sekaligus menjaga ketahanan energi nasional.
Kegiatan Management Walkthrough yang berlangsung pada Selasa (30/6/2026) tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai tantangan operasional serta penguatan sinergi antara holding dan unit operasi.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran manajemen RU III Plaju bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memaparkan kondisi operasional kilang, pengelolaan pasokan minyak mentah (crude), distribusi energi, hingga berbagai kebutuhan pengembangan yang diperlukan untuk meningkatkan keandalan fasilitas dan keberlanjutan pasokan energi di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Raden Adjeng Sondaryani, memberikan apresiasi atas kinerja Kilang Plaju yang telah beroperasi lebih dari 122 tahun dan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga pasokan energi nasional.
Menurutnya, keberhasilan Kilang Plaju tidak hanya tercermin dari stabilitas operasional, tetapi juga dari kemampuannya menjaga distribusi bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan avtur secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi di lapangan, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi agar dapat menjadi perhatian dalam pengambilan kebijakan di tingkat holding.
Selain itu, Sondaryani juga mendorong agar berbagai inovasi dan praktik terbaik yang telah diterapkan di Kilang Plaju dapat direplikasi oleh unit operasi Pertamina lainnya sebagai bagian dari peningkatan kinerja perusahaan secara nasional.
Perhatian Dewan Komisaris tidak hanya tertuju pada aspek operasional, tetapi juga terhadap pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR). Program tersebut dinilai harus memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Sementara itu, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju, Khabibullah Khanafie, menegaskan bahwa dinamika industri energi terus berkembang sehingga membutuhkan kolaborasi yang semakin kuat antara unit operasi dan holding.
Ia menjelaskan bahwa tantangan operasional saat ini jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Oleh karena itu, dukungan lintas lini di lingkungan Pertamina menjadi faktor penting untuk memperkuat keandalan kilang, menjaga keselamatan kerja, serta memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, manajemen Kilang Plaju bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero). Masukan tersebut meliputi peningkatan keandalan fasilitas operasi, penguatan infrastruktur distribusi energi, optimalisasi pengelolaan pasokan, hingga peningkatan koordinasi antar pemangku kepentingan guna menjaga keamanan serta kelancaran distribusi energi.
Melalui penguatan sinergi antara Dewan Komisaris, holding, dan unit operasi, Pertamina berharap operasional perusahaan semakin andal, mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, serta terus menjaga ketersediaan energi yang menjadi penggerak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (*Adi)




















