RADARCenter, OGAN ILIR — Sebuah musibah tenggelam terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sekira pukul 17.00–17.30 WIB, di aliran Sungai Ogan, wilayah Dusun I, Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir. Korban bernama lengkap Muhammad Remon Saputran Bin Herianto (Alm.), berusia 20 tahun, beralamat di Dusun III RT 005, Desa Talang Dukun, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir.
Berdasarkan keterangan dari para saksi, yakni Adlan Bin Sobirin (23) dan Ilham Bin Honidun (19) yang juga bertempat tinggal di Desa Talang Dukun, pada sore hari tersebut korban berangkat bersama keduanya untuk berenang dan bermain air di Sungai Ogan. Saat itu arus air diketahui cukup deras. Sekira pukul 17.30 WIB, kedua saksi telah selesai dan berenang menepi ke pinggir, namun saat berbalik, korban sudah tidak terlihat di permukaan air dan tidak diketahui keberadaannya.
Kedua saksi segera melakukan pencarian di sekitar lokasi namun tidak menemukan korban. Berita tersebut kemudian tersebar dan disusul warga sekitar bersama aparat kepolisian turut memperluas pencarian di sepanjang aliran sungai. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan, dan upaya pencarian masih terus digencarkan bersama tim dari Polsek Rantau Alai, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, serta masyarakat sekitar.
Ibu kandung korban bernama Nini Binti Sobri (Alm.), berusia 42 tahun, beralamat sama dengan korban.
Dugaan sementara, korban tidak mampu berenang dan terjatuh atau terseret arus yang deras saat berada di tepian sungai. Pihak Polsek Rantau Alai telah melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Lubuk Rukam serta instansi terkait, antara lain: mengumpulkan keterangan di lokasi kejadian, memperluas jangkauan pencarian, serta terus memantau perkembangan situasi.
Selanjutnya, pihak berwenang juga berencana menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak sembarangan berenang di sungai, terutama di lokasi yang arusnya kuat dan kedalamannya tidak diketahui, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Pihak kepolisian juga akan terus berkoordinasi dan memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Pewarta : Emi
Editor : Yopi Lubrex




















