Terseret Arus Sungai Ogan, Warga Desa Talang Dukun Berusia 20 Tahun Belum Ditemukan, Pencarian Masih Berlanjut

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, OGAN ILIR — Sebuah musibah tenggelam terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sekira pukul 17.00–17.30 WIB, di aliran Sungai Ogan, wilayah Dusun I, Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir. Korban bernama lengkap Muhammad Remon Saputran Bin Herianto (Alm.), berusia 20 tahun, beralamat di Dusun III RT 005, Desa Talang Dukun, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir.

Berdasarkan keterangan dari para saksi, yakni Adlan Bin Sobirin (23) dan Ilham Bin Honidun (19) yang juga bertempat tinggal di Desa Talang Dukun, pada sore hari tersebut korban berangkat bersama keduanya untuk berenang dan bermain air di Sungai Ogan. Saat itu arus air diketahui cukup deras. Sekira pukul 17.30 WIB, kedua saksi telah selesai dan berenang menepi ke pinggir, namun saat berbalik, korban sudah tidak terlihat di permukaan air dan tidak diketahui keberadaannya.

Kedua saksi segera melakukan pencarian di sekitar lokasi namun tidak menemukan korban. Berita tersebut kemudian tersebar dan disusul warga sekitar bersama aparat kepolisian turut memperluas pencarian di sepanjang aliran sungai. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan, dan upaya pencarian masih terus digencarkan bersama tim dari Polsek Rantau Alai, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, serta masyarakat sekitar.

Ibu kandung korban bernama Nini Binti Sobri (Alm.), berusia 42 tahun, beralamat sama dengan korban.

Dugaan sementara, korban tidak mampu berenang dan terjatuh atau terseret arus yang deras saat berada di tepian sungai. Pihak Polsek Rantau Alai telah melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Lubuk Rukam serta instansi terkait, antara lain: mengumpulkan keterangan di lokasi kejadian, memperluas jangkauan pencarian, serta terus memantau perkembangan situasi.

Selanjutnya, pihak berwenang juga berencana menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak sembarangan berenang di sungai, terutama di lokasi yang arusnya kuat dan kedalamannya tidak diketahui, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Pihak kepolisian juga akan terus berkoordinasi dan memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Pewarta : Emi

Editor     : Yopi Lubrex

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Mata Haru Korban Kebakaran Pulau Semambu Menerima Kunjungan Dan Bantuan Ketua DPD PSI Ogan Ilir
Kebakaran Dua Rumah di Pulau Semambu, Lansia 95 Tahun Meninggal Dunia, Unit Identifikasi Polres Ogan Ilir Lakukan Olah TKP
Rektor Dr. Wandi Subroto Tekankan Integritas Dan Kompetensi Kepada 137 Lulusan FEB Rahmaniyah
Air Sungai Berwarna Kehijauan Disebabkan Berkurangnya Debit dan Arus, Ini Kata Penjelasan Direktur PDAM Tirta Ogan!!
Warga Gempar Dengan Penemuan Mayat Di Kebun Sawit Desa Mekar Jaya Muba
Diduga Sekda Kota Palembang Aprizal Hasyim Abaikan Somasi ke 2 LBH PWI Sumsel.
Tim Angin Selatan Siap Berkompetisi Lomba Bidar Bersale Desa Teluk Kijing Tahun 2026
Kapolsek Tanjung Raja Dan Anggota Turun Langsung ke TKP, Adi Suhendra (38) Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Terseret Arus Sungai Ogan, Warga Desa Talang Dukun Berusia 20 Tahun Belum Ditemukan, Pencarian Masih Berlanjut

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Air Mata Haru Korban Kebakaran Pulau Semambu Menerima Kunjungan Dan Bantuan Ketua DPD PSI Ogan Ilir

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Kebakaran Dua Rumah di Pulau Semambu, Lansia 95 Tahun Meninggal Dunia, Unit Identifikasi Polres Ogan Ilir Lakukan Olah TKP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Air Sungai Berwarna Kehijauan Disebabkan Berkurangnya Debit dan Arus, Ini Kata Penjelasan Direktur PDAM Tirta Ogan!!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Warga Gempar Dengan Penemuan Mayat Di Kebun Sawit Desa Mekar Jaya Muba

Berita Terbaru