RADARCenter, OGAN ILIR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir mencatat perkembangan pelaksanaan pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2026 telah mencapai sekitar 50 persen.
Sebagian besar paket pekerjaan sedang memasuki tahap akhir proses tender dan segera dilaksanakan dilapangan, meskipun keterbatasan anggaran menjadi kendala utama agar hasil lebih maksimal dan memuaskan seluruh lapisan masyarakat.
Hal ini diungkapkan secara tegas oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir, H. Ruslan, ST.MM.MT. dalam wawancara eksklusif yang berlangsung di ruang kerjanya, Senin (20/07/2026).
“Secara keseluruhan pelaksanaan tahun ini sudah berjalan sekitar 50 persen, sebagian lagi dalam tahap akhir proses tender menuju pelaksanaan. Namun sejujurnya, hasil ini belum sepenuhnya maksimal karena terkendala ketersediaan anggaran. Meski demikian, seluruh kegiatan kami laksanakan sepenuhnya sesuai arahan dan perintah Bapak Bupati,” ungkap H. Ruslan.
Ia mencontohkan realisasi pekerjaan yang telah terlaksana dilapangan, antara lain pembangunan sumur bor yang telah rampung diwilayah Burai dan Rantau Alai, guna menunjang fasilitas umum serta lingkungan sekolah rakyat.
Sementara untuk ruas jalan dan jembatan, dilakukan pemeliharaan secara bertahap sesuai kemampuan dana yang tersedia, dengan capaian fisik juga telah menyentuh angka 50 persen.
Terkait dukungan dari pemerintah tingkat atas, Kadis menjelaskan: “Untuk bantuan dari Pemerintah Provinsi saat ini masih dalam tahap proses. Sedangkan dari Pemerintah Pusat, ada alokasi untuk sektor sanitasi berupa bantuan jamban/septic tank bagi warga, namun pelaksanaannya belum berjalan.”
Menatap ke depan, H. Ruslan bertekad memastikan tidak ada lagi jalan atau jembatan diwilayah Ogan Ilir yang rusak parah atau terabaikan.
“Saya selalu mengimbau dan memimpin langsung staf serta petugas untuk turun ke lapangan, memantau setiap titik yang butuh penanganan. Alhamdulillah, respon masyarakat saat ini umumnya positif dan merasa terbantu, meskipun tentunya masih ada hal yang perlu terus kami benahi sebagai hal yang manusiawi,” pungkasnya.
Pewarta : Emi
Editor : Yopi Lubrex




















