Diduga Keterlibatan Ibu Dan Anak, Polisi Ungkap Komplotan Bobol Rumah PNS Yang Hilang 23 Suku Emas Di Oi

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, OGAN ILIR, – Polisi gelar press rillis Kasus pembobolan rumah milik Sri Yuni Astuti, seorang PNS warga Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir yang membuat heboh masyarakat Ogan Ilir.

Dalam kasus yang terjadi pada Minggu (01/02/2026) lalu, Polisi mengamankan 6 orang tersangka, 4 diantaranya adalah pelaku. Kemudian 2 lainya adalah penadah yang berperan sebagai orang yang menjual dan menyimpan emas hasil curian tersebut.

Dalam aksi tersebut, pelaku menggondol 23 suku emas, uang tunai Rp20 juta, serta satu unit ponsel milik korban.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo dalam konferensi pers di Mapolres Ogan Ilir, Rabu (18/02/2026), mengungkapkan dari enam tersangka, tiga di antaranya terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena berusaha melawan saat dilakukan penangkapan

“Enam orang sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Tiga pelaku utama diamankan lebih dulu dan dilakukan tindakan tegas terukur,” ujar Kapolres saat press rilis.

Adapun pelaku utama masing-masing berinisial AS, DA, S, dan AA. Mereka diduga berperan langsung dalam aksi pembobolan rumah korban.

Sementara dua tersangka lainnya, yakni AS dan ES, berperan membantu menjual serta menyimpan hasil kejahatan tersebut.

Dari tangan para tersangka, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 11 suku emas yang belum sempat dijual, beberapa unit ponsel yang dibeli menggunakan uang hasil kejahatan, obeng dan sejumlah perkakas yang digunakan untuk membobol rumah korban, serta beberapa lembar pakaian baru yang juga dibeli dari hasil pencurian.

Selain itu, turut diamankan sejumlah uang tunai sisa hasil penjualan emas.

“Emas yang berhasil kami amankan ada 11 suku. Sisanya sudah dijual oleh para pelaku dan digunakan untuk membeli ponsel serta pakaian baru lainnya,” jelas AKBP Bagus Suryo Wibowo.

Pewarta : Emi

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selamatkan 4100 Jiwa, Polres Ogan Ilir Musnakan Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi dengan Cara Diblender
Warga Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemkab Ogan Ilir, Jembatan  Desa Babatan Saudagar Berdiri Kokoh Selesai Di Bangun
Polsek Tanjung Raja Ungkap Kasus Pengeroyokan Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia
Kartu PBI Nonaktif? Ini Penjelasan, Cara Reaktivasi, dan Respons Pemerintah di BPJS Kesehatan
Menyalakan Cahaya Ramadhan, Yayasan Kauny Insanul Quran Palembang Hadirkan Senyum untuk Santri, Yatim, dan Lansia
Perkelahian Berujung Maut Di Desa Talang Balai Lama, 1 Warga Meninggal Dunia Dan 1 Lagi Masih Dirawat Di Rumah Sakit
Polsek Indralaya Lakukan Monitoring Dan Himbauan Di Wisata Air Pantai Senai
Truk Box Diduga Angkut BBM Ilegal dari Sumur Rakyat di Keban, Sejumlah Nama Disebut

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:13 WIB

Diduga Keterlibatan Ibu Dan Anak, Polisi Ungkap Komplotan Bobol Rumah PNS Yang Hilang 23 Suku Emas Di Oi

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:49 WIB

Selamatkan 4100 Jiwa, Polres Ogan Ilir Musnakan Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi dengan Cara Diblender

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:42 WIB

Warga Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemkab Ogan Ilir, Jembatan  Desa Babatan Saudagar Berdiri Kokoh Selesai Di Bangun

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:47 WIB

Polsek Tanjung Raja Ungkap Kasus Pengeroyokan Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 06:15 WIB

Kartu PBI Nonaktif? Ini Penjelasan, Cara Reaktivasi, dan Respons Pemerintah di BPJS Kesehatan

Berita Terbaru