BPW Perkuat Persatuan dan Siapkan Pendataan Warga Perantauan Kerukunan Wajo Sumsel Resmi Di kukuhkan

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, PALEMBANG (27/06/2026) – Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Wajo (KKW) Sumatera Selatan periode 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Wyndham OPI Hotel, Jalan Gubernur H.A. Bastari, Palembang, Sabtu (27/6/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat soliditas masyarakat Wajo di perantauan sekaligus menyusun langkah strategis organisasi untuk lima tahun ke depan.

Acara dihadiri Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kerukunan Keluarga Wajo, Dr. Drs. Amran Jamaluddin, A.P., M.T., jajaran pengurus KKW dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Wajo yang bermukim di Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Amran Jamaluddin mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat yang memadati lokasi pengukuhan. Menurutnya, tingginya partisipasi warga menjadi bukti kuat bahwa nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, dan solidaritas masyarakat Wajo di Sumatera Selatan masih terpelihara dengan baik.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Wajo di Provinsi Sumatera Selatan. Kehadiran warga yang begitu banyak hari ini membuktikan bahwa semangat persatuan dan silaturahmi keluarga besar Wajo tetap terjaga. Ini modal besar bagi organisasi untuk terus berkembang,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kerukunan Keluarga Wajo tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai organisasi yang berperan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Salah satunya melalui program pembelajaran daring yang melibatkan para akademisi, pakar, doktor, dan profesional dari berbagai bidang untuk berbagi ilmu kepada masyarakat Wajo di seluruh Indonesia.

Selain itu, DPP KKW juga mendorong setiap kepengurusan wilayah agar melakukan pendataan warga Wajo secara menyeluruh. Menurutnya, data yang akurat akan memudahkan organisasi dalam menyusun program pemberdayaan, pelayanan sosial, hingga bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Yang paling utama adalah menjaga kerukunan dan mempererat hubungan kekeluargaan. Setelah itu, warga harus didata dengan baik agar organisasi mengetahui potensi yang dimiliki sekaligus dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal. Kami yakin BPW KKW Sumatera Selatan mampu menjalankan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua BPW Kerukunan Keluarga Wajo Sumatera Selatan, H. Ahmas Tahir, S.Ag., SH., mengatakan kepengurusan yang baru akan segera melakukan konsolidasi internal sekaligus menyusun program kerja yang selaras dengan kebijakan DPP KKW.

Menurut Ahmas, berdasarkan data Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sumatera Selatan, jumlah warga asal Sulawesi Selatan di provinsi ini diperkirakan mencapai sekitar 200 ribu jiwa. Dari jumlah tersebut, komunitas terbesar berasal dari Kabupaten Wajo, disusul Bone dan Sinjai.

“Warga Wajo di Sumatera Selatan paling banyak bermukim di Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang. Sebagian besar bekerja di sektor pertanian dan perkebunan, khususnya perkebunan kelapa. Selain itu ada juga yang berprofesi sebagai nelayan, pedagang, ASN, maupun pelaku usaha,” jelasnya.

Ia mengatakan, salah satu agenda prioritas pengurus adalah melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga Wajo yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

“Kami akan segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program kerja sekaligus menjabarkan program DPP agar dapat disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat Wajo di Sumatera Selatan. Pendataan warga menjadi langkah awal yang sangat penting,” ujarnya.

Ahmas juga mengajak seluruh warga Wajo untuk terus menjaga nilai-nilai sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge sebagai warisan budaya Bugis yang menjadi perekat persaudaraan di tanah rantau.

Menurutnya, organisasi harus hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh warga Wajo tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi. BPW KKW Sumatera Selatan juga berkomitmen memberikan pendampingan apabila terdapat warga yang menghadapi persoalan sosial maupun hukum, khususnya dalam perkara-perkara perdata seperti sengketa kepemilikan lahan.

Melalui kepengurusan baru ini, BPW Kerukunan Keluarga Wajo Sumatera Selatan diharapkan mampu memperkuat peran organisasi sebagai wadah pemersatu masyarakat Wajo di perantauan, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan nilai-nilai persaudaraan dan gotong royong.

Pewarta : Yuli

Editor     : Yopi Lubrex

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Konsleting Listrik, 9 Rumah Di Jalan Jepang Kertapati Hangus Terbakar
Ratu Dewa Lantik Ki. Agus H. Sulaiman Amin Sebagai Pj Sekda Kota Palembang
Perwira Siswa Dikreg LXVIII Seskoad Turun ke Masyarakat, Perkuat Sinergi Pentahelix Cegah Karhutla Di Sumatera
Pikar Palar Sosialisasi Bersama Warga Rw 06, Bersihkan Drainase Tersumbat
Saat Mandi Di Sungai Musi Dua Bocah SD Tenggelam Belum Ditemukan, Tim SAR Masih Melakukan Pencarian
Pertemuan Sidang Gugatan Warga Kenten Terhadap PDAM Tirta Betuah Ke-3 Masih Tahap Mediasi
Tak Terima Adanya Dugaan Pemilihan Rt Baru, Ketua RT 53 Buat Laporan Ke SPKT Polda Sumsel,
HUT RI Ke-81, DPC Partai Demokrat Kota Palembang Menggelar Lomba Rakyat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:38 WIB

Diduga Konsleting Listrik, 9 Rumah Di Jalan Jepang Kertapati Hangus Terbakar

Rabu, 2 September 2026 - 14:26 WIB

Ratu Dewa Lantik Ki. Agus H. Sulaiman Amin Sebagai Pj Sekda Kota Palembang

Rabu, 2 September 2026 - 13:18 WIB

Perwira Siswa Dikreg LXVIII Seskoad Turun ke Masyarakat, Perkuat Sinergi Pentahelix Cegah Karhutla Di Sumatera

Selasa, 1 September 2026 - 13:14 WIB

Pikar Palar Sosialisasi Bersama Warga Rw 06, Bersihkan Drainase Tersumbat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Saat Mandi Di Sungai Musi Dua Bocah SD Tenggelam Belum Ditemukan, Tim SAR Masih Melakukan Pencarian

Berita Terbaru