Merasa Terzolimi Karena Tidak Transparansi Saat Oper Kredit, David Terpaksa Cari Hutangan Untuk Pelunasan Angsuran Di ACC

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang– Dengan penuh semangat konsumen bernama Davit bersama rekannya mendatangi kantor Astra Credit Companies (ACC) yang berlokasi di area OPI Mall, Jaka Baring, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin. Kamis (02/04/2026)

Kedatangannya tersebut untuk membayar angsuran kredit mobil miliknya dengan membawa uang pas untuk angsuran Rp2,1 juta. Tapi sesampainya dikantor yang dituju, petugas teller mengatakan bahwa pelunasan tersebut sebesar Rp11.717.000, karena ada schedule dan uang denda.

Awalnya Ia menyangkal karena tidak pernah telat dalam melakukan pembayaran kredit mobilnya sejak dari oper kredit, rupanya schedule tersebut terjadi pada bulan April, Mei dan Juni tahun 2021.

Berikut rincian pembayaran dari petugas teller yang harus dibayarkan:

• Angsuran                   : Rp11.240.000
• Denda                         : Rp337.000
• Admin Teller              : Rp50.000
• Sanksi Keterlambatan: Rp80.000
• PPN PK                      : Rp0
Total Terbayar             : Rp11.717.000

Kalau tidak segera dibayarkan maka denda perhari akan terus berjalan dan angsuran akan terus bertambah.

“Kalau sechedule itu pada bulan 4, 5 dan 6, berarti sebelum saya oper kredit, tapi kenapa Iwan tidak mengatakan kalau ada tunggakan, dia malah langsung pergi saja ke Mentawai (Sumbar), ini sama saja dengan menzolimi saya, saya tidak terima,” kata David kepada awak media setelah keluar dari kantor ACC.

Ia menjelaskan, pada saat oper kredit Iwan minta uang Rp25 juta. Setelah nerima uang tersebut dia lan langsung berangkat ke Mentawai.

“Saya sempat akan membatalkan oper kredit itu, karena kata keluarga saya uang itu kebesaran, tapi Iwan marah marah dan mengatakan uang itu sudah habis terbakar,” ungkapnya.

“Saya terpaksa mencari hutangan hari ini juga, karena kalau tidak dibayar hari ini, saya akan kena denda setiap hari, dendanya perhari Rp60 ribu lebih,” tambahnya.

Saat dihubungi Wandi Pengestu (Iwan) merasa tidak ada salah dan merasa paling benar, berkata bahwa schedule itu tidak benar.

“Itu tidak benar, saya tidak ada tunggakan sama sekali, itu salah,” ucapnya, kemudian mematikan panggilan Whaatsaap.

Setelah mendapatkan uang pinjaman, pada sore harinya Davit melakukan pelunasan tanpa ada pengurangan dari pihak ACC. Untuk pengambilan BPKB nya, dianjurkan datang lagi pada hari Sabtu atau hari Senin. (RC/Red)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kedapatan Mencuri Tas Rekan Sepropesi, Tukang Keruntung Pasar Ritel Jakabaring Diamankan Petugas Keamanan
Warga Panca Usaha Di Hebohkan Dengan Kebakaran Ruko Tiga Lantai, Asap Hitam Mengepul Di Udara
SOAK Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Kantor Kejati Sumsel
Yopi Gencarkan Pembinaan Taekwondo Sejak Dini, Forum Cakar Sriwijaya Cetak Generasi Berprestasi
Polsek Ilir Barat I Ungkap Kasus Pencurian Laptop, Satu Penadah Di amankan
DPC Forum Cakar Sriwijaya Kota Palembang Kembali Gelar Aksi Jumat Berkah Di Sukarami
BAZNAS Bekerja Sama Dengan TP PKK Kota Palembang Menggelar Penyaluran Program Sehat Di Kecamatan Sukarami
Seminar Internasional Bertema Innovative Geotechnical Solutions For Futura Di Hotel Arya Duta Palembang 

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kedapatan Mencuri Tas Rekan Sepropesi, Tukang Keruntung Pasar Ritel Jakabaring Diamankan Petugas Keamanan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Warga Panca Usaha Di Hebohkan Dengan Kebakaran Ruko Tiga Lantai, Asap Hitam Mengepul Di Udara

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:18 WIB

SOAK Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Kantor Kejati Sumsel

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:14 WIB

Yopi Gencarkan Pembinaan Taekwondo Sejak Dini, Forum Cakar Sriwijaya Cetak Generasi Berprestasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polsek Ilir Barat I Ungkap Kasus Pencurian Laptop, Satu Penadah Di amankan

Berita Terbaru