Rapat Aset Nagori Rambung Merah Ricuh, Warga Tolak Pengalihan Tanah Lapang dan Desak Pangulu Mundur

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Simalungun — Musyawarah pembahasan aset Nagori Rambung Merah yang digelar di Kantor Pangulu Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (22/12), berakhir ricuh. Rapat yang membahas rencana pengelolaan tanah lapang untuk Koperasi Merah Putih tersebut memicu penolakan keras dari masyarakat.

Awalnya, Pangulu Nagori Rambung Merah, Tumpal Hasudungan Sitorus, mengundang warga untuk membahas status tanah lapang yang diklaim sebagai aset Nagori Rambung Merah dan direncanakan akan diserahkan kepada pihak Koperasi Merah Putih. Namun, masyarakat menolak rencana tersebut karena menilai tanah lapang itu merupakan milik bersama empat nagori, yakni Rambung Merah, Pematang Simalungun, Karang Bangun, dan Estate, serta selama ini digunakan sebagai lapangan sepak bola.

Ketua Maujana Nagori Rambung Merah, Buyung Irawan Tanjung, kepada awak media menegaskan bahwa musyawarah tersebut dinilai cacat hukum. Pasalnya, pembahasan aset tidak dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Maujana Nagori, serta tanah lapang tersebut belum tercatat secara resmi sebagai aset Nagori Rambung Merah.

“Musyawarah ini tidak melalui mekanisme yang seharusnya. Tanah lapang itu juga belum tercatat sebagai aset nagori,” ujarnya.

Ketegangan semakin meningkat saat salah satu warga, Dimas Permana, menyampaikan keberatan kepada Pangulu terkait rencana pengalihan fungsi tanah lapang yang selama ini dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga masyarakat. Namun, Pangulu disebut tidak bersedia menerima aspirasi warga dan meninggalkan lokasi. Situasi tersebut memicu emosi massa yang merasa tuntutannya diabaikan.

Warga kemudian menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta Pangulu Rambung Merah mundur dari jabatannya apabila dinilai tidak mampu memimpin, mengembalikan fungsi tanah lapang seperti semula, menghentikan dugaan intimidasi terhadap masyarakat, serta menghentikan praktik pungutan liar terhadap pedagang di sekitar area tanah lapang.

Kapolsek Bangun, AKP Radiaman S, menjelaskan bahwa pihak kepolisian sempat melepaskan tembakan peringatan sebanyak dua kali untuk mengendalikan situasi. Tembakan tersebut dilepaskan saat terjadi insiden kericuhan ketika Pangulu meninggalkan lokasi rapat.

“Kericuhan terjadi ketika Pangulu keluar dari kantor. Saat itu, anak Pangulu mengamuk dan sempat memiting warga yang mengejar Pangulu. Untuk mencegah situasi semakin tidak terkendali, anggota Polsek terpaksa melepaskan tembakan peringatan,” jelas AKP Radiaman.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Nagori Rambung Merah dilaporkan sudah kembali kondusif, sementara masyarakat berharap persoalan tanah lapang dapat diselesaikan secara musyawarah dan sesuai aturan hukum yang berlaku.

 

(S. Hadi Purba Tambak)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB