Pagar SDN 26 Talang Ubi Disorot, Proyek Diduga Asal Jadi dan Tak Sesuai Spesifikasi

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Pali — Proyek pembangunan pagar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 26 Talang Ubi, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan, menjadi sorotan publik menyusul dugaan bahwa pelaksanaannya tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

Pekerjaan proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten PALI Tahun Anggaran 2025 senilai Rp199.844.800 ini dikerjakan oleh rekanan pelaksana, CV Aira Nusantara Mandiri. Namun, berdasarkan temuan di lapangan, pelaksanaan pembangunan pagar sekolah tersebut menuai berbagai catatan kritis.

Salah satu kejanggalan yang ditemukan adalah proses pengecoran tiang pagar yang tidak menggunakan sepatu selop sebagai penopang struktur dasar, serta penyambungan besi behel pada pondasi hanya sepanjang 4 sentimeter. Kondisi tersebut dianggap sangat tidak memenuhi standar kekuatan dan ketahanan bangunan berdasarkan kaidah teknis konstruksi yang berlaku.

 

Sejumlah pihak, termasuk masyarakat sekitar dan pemerhati pembangunan, menyampaikan keprihatinannya atas mutu pekerjaan tersebut. Mereka menilai bahwa kualitas pagar yang dibangun dikhawatirkan tidak akan bertahan lama dan dapat mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Hal ini tentu akan berdampak pada efektivitas penggunaan anggaran serta keselamatan lingkungan sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Harun, belum memberikan tanggapan resmi ketika dimintai konfirmasi oleh awak media. Ketidakhadiran respons dari pihak dinas terkait turut memperkuat kekhawatiran masyarakat mengenai lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur pendidikan.

Pagar SDN 26 Talang Ubi Disorot

Masyarakat mendesak agar instansi teknis dan pengawas proyek segera turun ke lapangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil pekerjaan.

Mereka berharap agar pembangunan yang didanai dari uang rakyat tersebut benar-benar menghasilkan sarana pendukung pendidikan yang kokoh, aman, dan bermanfaat bagi seluruh siswa serta warga sekolah.

Pengawasan yang ketat dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek pemerintah, menurut warga, merupakan syarat mutlak demi terciptanya pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan, khususnya di sektor pendidikan dasar.

(*Andi)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB