Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan Lewat Pertanian Terstruktur

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Musi Banyuasin —Kelompok Wanita Tani ( KWT ) terus menunjukkan perkembangan positif sebagai salah satu wadah pemberdayaan perempuan berbasis pertanian. Hasil observasi lapangan yang dilakukan mahasiswa Pendidikan Masyarakat Universitas Sriwijaya mengungkap bahwa kegiatan KWT di desa tersebut berjalan secara terstruktur, aktif, dan memiliki dukungan kuat dari pemerintah desa dan PKK.

KWT Bumi Kencana mengelola lahan seluas kurang lebih dua hektar yang terbagi menjadi beberapa petakan, di antaranya tanaman sayur, tanaman obat keluarga, serta komoditas musiman.

Tak hanya bercocok tanam, kelompok ini juga mengembangkan budidaya lele dan ayam yang dikelola secara kolektif. Seluruh kegiatan diatur melalui sistem piket harian dan kerja bakti mingguan, membuat aktivitas kelompok berjalan tertib dan produktif.

Sarana dan prasarana pertanian di KWT terbilang lengkap. Observasi mencatat ketersediaan alat seperti cangkul, sabit, sprayer, selang irigasi, hingga rak semai,

selain kolam lele dan kandang ayam yang dapat mendukung pengembangan usaha tani. Fasilitas tersebut diperoleh dari bantuan pemerintah desa dan swadaya anggota, sehingga kegiatan tidak terhambat kekurangan alat.

Partisipasi anggota juga menjadi salah satu faktor keberhasilan. Sebanyak 30 perempuan terlibat aktif dalam kelompok ini dengan struktur organisasi yang jelas, mulai dari ketua hingga anggota.

“Sistem kerja bergilir membantu semua anggota belajar dan mampu mengerjakan berbagai jenis pekerjaan di lahan,” ungkap laporan tersebut.

Meski berjalan baik, kelompok wanita Tani masih menghadapi sejumlah kendala seperti perubahan cuaca ekstrem, kurangnya pemahaman teknis bagi sebagian anggota baru, serta hasil panen yang umumnya belum diolah menjadi produk bernilai tambah.

Tanaman musiman seperti jagung, misalnya, pernah mengalami kegagalan tumbuh akibat drainase yang kurang optimal di musim hujan.
Namun, potensi pengembangan program dinilai masih sangat besar.

Lahan yang luas, minat anggota yang tinggi, serta dukungan aparatur desa menjadi modal utama bagi KWT Bumi Kencana untuk berkembang. Masyarakat juga membutuhkan peningkatan kapasitas dalam hal teknik pertanian, pengolahan hasil panen, dan pemasaran.

Sebagai tindak lanjut laporan tersebut merekomendasikan program belajar berupa pelatihan pengolahan hasil panen, manajemen kelompok, hingga pemasaran sederhana melalui pasar lokal maupun media sosial.

Pendampingan rutin dari kader PKK serta penyuluh pertanian juga dianggap penting untuk menjaga keberlanjutan program.

Kegiatan KWT di Desa Bumi Kencana menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan berbasis pertanian dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan, solidaritas, sekaligus ekonomi keluarga.

Dengan pengembangan yang lebih terarah, kelompok ini berpotensi menjadi model pemberdayaan perempuan desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Sumber : Ailsa Qurrota A’yun Arvelien,
Mahasiswi UNSRI Jurusan pendidikan Masyarakat.

Pewarta : Emi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB