Budidaya Lele Di Kecamatan Kalidoni Berpotensi Besar Namun Dihambat Biaya Pakan Dan Minimnya Pelatihan

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang (02/11/2025) – Observasi lapangan yang dilakukan mahasiswa di Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, mengungkap bahwa budidaya lele skala rumah tangga memiliki potensi ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat setempat. Hasil wawancara dengan salah satu pembudidaya menunjukkan bahwa usaha ini mulai dijalankan sejak satu tahun lalu dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai lokasi kolam terpal.

“Saya memulai budidaya lele ini karena modalnya tidak terlalu besar dan bisa memakai halaman samping rumah. Permintaannya juga banyak, jadi setiap panen pasti habis,” jelasnya saat diwawancarai.

Meskipun memiliki peluang yang menjanjikan, usaha ini masih menghadapi sejumlah kendala. Biaya pakan menjadi masalah utama karena menghabiskan biaya produksi terbesar sehingga keuntungan tidak maksimal.

“Pengeluaran paling besar itu pakan. Kadang untungnya kecil sekali karena harga pakan naik,” ujarnya.

Selain itu, kualitas air yang sering berubah, terutama saat musim hujan, membuat ikan rentan stres dan terserang penyakit. Minimnya modal usaha juga membuat pembudidaya sulit memperbesar kapasitas kolam maupun meningkatkan produktivitas.

Pembudidaya mengaku menjalankan usahanya secara otodidak tanpa pelatihan khusus dari lembaga terkait. Pengetahuan mengenai manajemen kualitas air, pengendalian penyakit, teknik pemberian pakan, hingga strategi pemasaran masih terbatas. Selama ini pemasaran hanya dilakukan di sekitar lingkungan sehingga pendapatan belum optimal.

Di sisi lain, potensi pengembangan budidaya lele di Kalidoni dinilai cukup besar. Lingkungan yang mendukung, tersedianya lahan pekarangan, serta permintaan pasar yang tinggi menjadi faktor pendorong usaha ini untuk terus berkembang. Pembudidaya juga menyatakan kesediaan untuk mengikuti pelatihan apabila ada pendampingan dari pemerintah, perguruan tinggi, atau lembaga lainnya.

Mahasiswa sebagai pihak yang melakukan observasi merekomendasikan beberapa langkah pengembangan, seperti pelatihan teknis budidaya lele, pendampingan pemasaran, pemanfaatan pakan alternatif yang lebih ekonomis, serta peningkatan kemampuan pencatatan keuangan usaha. Pemerintah juga diharapkan dapat memberikan dukungan modal dan sarana agar usaha budidaya lele di Kecamatan Kalidoni dapat tumbuh lebih baik dan berkelanjutan.

Dengan program pendampingan yang tepat, budidaya lele dinilai mampu menjadi usaha produktif yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan memperkuat sektor perikanan skala rumah tangga di wilayah
tersebut.

Sumber ; Reva Nabila, Mahasiswi UNSRI Jurusan pendidikan Masyarakat.

Pewarta : Emi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB