PGK Provinsi Sumsel Gelar Perkemahan Kebangsaan, Pemuda Harus Mandiri, Kolaboratif, dan Berpikir Global

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Palembang
Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2025, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Perkemahan Kebangsaan, Senin malam (27/10/2025).

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari kalangan pemuda, pelajar, dan komunitas sosial yang ingin menumbuhkan kembali nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan nasionalisme di tengah tantangan era digital.

PGK Provinsi Sumsel Gelar Perkemahan Kebangsaan, Pemuda Harus Mandiri, Kolaboratif, dan Berpikir Global

“Perkemahan adalah miniatur kehidupan bangsa.”

Ketua DPW PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa malam perkemahan ini memiliki makna mendalam sebagai refleksi perjuangan pemuda Indonesia.

“Malam ini aura yang kita rasakan tentu jauh berbeda dengan malam genting pada 27 Oktober 1928, ketika para pemuda berjaga hingga dini hari untuk memproklamirkan Sumpah Pemuda keesokan harinya,” ujar Firdaus dengan penuh makna.

Ia menuturkan, kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan sarana pembelajaran tentang kehidupan berbangsa.

“Perkemahan adalah miniatur kehidupan bangsa. Di sini kita belajar hidup sederhana, bergotong royong, saling menghormati tanpa sekat jabatan maupun status sosial. Semua peserta berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, tidur di tenda yang sama, dan makan di tempat yang sama,” jelasnya.

Penyerahan bantuan tangan palsu gratis oleh ketua PGK Firdaus Hasbullah.
Penyerahan bantuan tangan palsu gratis oleh ketua PGK Firdaus Hasbullah.

Makna Api Unggun dan Nilai Kebersamaan

Firdaus juga mengajak peserta memaknai api unggun sebagai simbol persatuan dan kebersamaan.

Firdaus Hasbullah bersama Peserta Perkemahan Pramuka Mengelilingi Api unggun di bumi perkemahan Cadika.
Firdaus Hasbullah bersama Peserta Perkemahan Pramuka Mengelilingi Api unggun di bumi perkemahan Cadika.

“Kita belajar dari api unggun malam ini. Cahaya hanya akan menyala terang jika bilah-bilah kayu saling menopang. Begitu pula bangsa ini, hanya akan kuat bila rakyatnya bersatu,” katanya.

Ia menambahkan bahwa nilai solidaritas dan empati yang tumbuh dari kebersamaan di perkemahan inilah yang menjadi fondasi utama membangun bangsa.

Tantangan Pemuda di Era Digital

Firdaus menyoroti bahwa tantangan generasi muda kini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan penjajahan pikiran dan krisis identitas.

“Ruang digital kerap memecah belah, menanamkan kebencian, dan melemahkan rasa saling percaya. Karena itu, pemuda Sumsel harus menjadi obor kebangsaan—generasi yang tidak mudah diadu domba, tidak mudah dibeli, dan tidak mudah menyerah,” tegasnya.

 

Tiga Komitmen Kebangsaan

Dalam kesempatan itu, Firdaus mengajak seluruh peserta untuk meneguhkan tiga komitmen kebangsaan:

1. Meneguhkan identitas kebangsaan — jadilah pemuda yang bangga menjadi orang Indonesia, bukan hanya karena tempat lahir, tapi karena nilai dan tanggung jawabnya.

2. Menumbuhkan etos kemandirian dan kolaborasi — kemandirian tanpa kolaborasi menumbuhkan kesombongan, sementara kolaborasi tanpa tanggung jawab melahirkan ketergantungan.

3. Menjadi bagian dari solusi bangsa — pemuda harus turun tangan menghadapi isu kemiskinan, lingkungan, digitalisasi, dan degradasi moral.

“Jadilah pemuda yang berpikir global dan berakal lokal,” tandasnya.

Dukungan Pemerintah dan Aksi Sosial

Firdaus juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Palembang dan Gubernur Sumatera Selatan atas dukungan mereka terhadap kegiatan kepemudaan.

“Kehadiran perwakilan pemerintah malam ini adalah pesan kuat bahwa pemerintah dan pemuda harus berjalan bersama menjaga semangat Sumpah Pemuda—bukan hanya dalam seremoni, tapi dalam tindakan nyata,” ujarnya.

 

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PGK Sumsel juga menyerahkan bantuan sosial berupa tangan palsu gratis bagi masyarakat kurang mampu, sebagai wujud kepedulian dan kebermanfaatan sosial.

Tokoh Pemuda Sumsel: “Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata”

Tokoh pemuda Sumatera Selatan, Suparman Romans, turut memberikan refleksi penting pada malam perkemahan tersebut.

Para tokoh yang hadir di Perkemahan Pramuka Cadika, malam Sumpah pemuda.
Para tokoh yang hadir di Perkemahan Pramuka Cadika, malam Sumpah pemuda

“Momentum Sumpah Pemuda harus menjadi ajang refleksi semangat nasionalisme. Kita tidak akan merdeka tanpa perjuangan leluhur. Tugas kita adalah melanjutkan perjuangan itu dengan karya nyata,” ujarnya penuh semangat.

 

Perkemahan Kebangsaan PGK Sumsel 2025 menjadi simbol nyata bahwa semangat Sumpah Pemuda masih hidup — bukan hanya di pidato dan seremonial, tetapi dalam tindakan, solidaritas, dan kolaborasi nyata para pemuda Sumatera Selatan.

(*Adi)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Kades Bandar Jaya Menindak Pelaku Setrum Di Danau Tirau Muba Hanya Setengah Hati, Ini Kata FKP-SS!!!
Bupati Dan Wabup Muba Hadiri Paripurna DPRD, Hasil Reses III Jadi Acuan Pembangunan Daerah
Mayat Laki-Laki Ditemukan Di Aliran Parit Perkebunan Sawit, Polisi Minta Bantuan Masyarakat Ungkap Kasus
Muba Kembali Membara, Tempat Penyulingan Minyak Ilegal Di Keban I Terbakar Hebat
Polsek Sanga Desa Perketat Penindakan Illegal Refinery, Delapan Orang Ditangkap Dan Tiga Pemilik Diburu
Kapolres Ogan Ilir Bersama Tim Gabungan Turun Tangan Langsung Lakukan Mitigasi Karhutla Di Beberapa Titik Wilayah Hukum Polres Ogan Ilir
Tiga Pemuda Tenggelam Di Sungai Ogan Rantau Alai Saat Berusaha Menyelamatkan Temannya
Menyambut HUT RI ke-81, Warga Dusun III dan V Tanjung Raja Selatan Hiasi Gang Merah Putih

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Diduga Kades Bandar Jaya Menindak Pelaku Setrum Di Danau Tirau Muba Hanya Setengah Hati, Ini Kata FKP-SS!!!

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Mayat Laki-Laki Ditemukan Di Aliran Parit Perkebunan Sawit, Polisi Minta Bantuan Masyarakat Ungkap Kasus

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Muba Kembali Membara, Tempat Penyulingan Minyak Ilegal Di Keban I Terbakar Hebat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Polsek Sanga Desa Perketat Penindakan Illegal Refinery, Delapan Orang Ditangkap Dan Tiga Pemilik Diburu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Kapolres Ogan Ilir Bersama Tim Gabungan Turun Tangan Langsung Lakukan Mitigasi Karhutla Di Beberapa Titik Wilayah Hukum Polres Ogan Ilir

Berita Terbaru