Lahan Ex Transmigrasi di Kabupaten Empat Lawang Siap Dikembalikan kepada Masyarakat, Dr. Joncik Muhammad Siap Layani Proses Pemindahtanganan

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Palembang – Sejumlah kawasan eks transmigrasi di wilayah Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, yang dulunya merupakan bagian dari Kabupaten Lahat, kini tengah menjadi sorotan.

Lahan-lahan tersebut diketahui telah lama ditinggalkan oleh para transmigran—kebanyakan berasal dari Bali—dan belakangan diduga telah dikuasai secara ilegal oleh perusahaan perkebunan.

Menanggapi isu ini, Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., SH., MM., MH., yang didampingi oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, membenarkan adanya sejumlah lahan transmigrasi yang telah ditinggalkan.

Ia juga menyatakan adanya indikasi penguasaan sepihak oleh pihak perusahaan terhadap lahan tersebut.

“Kita sedang persiapkan pemanggilan terhadap perusahaan yang diduga menguasai lahan transmigrasi. Jika benar terbukti, kita akan minta agar lahan tersebut dikembalikan,” tegas Joncik.

Bupati Joncik menyambut baik keinginan masyarakat untuk kembali menempati lahan eks transmigrasi tersebut, asalkan sesuai prosedur yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar lahan tersebut sejatinya telah bersertifikat atas nama para transmigran asal Bali.

“Kalau ada yang berminat menempati kembali, silakan sampaikan ke pemerintah untuk proses pemindahtanganan. Tapi perlu diingat, lahan-lahan itu sudah ada pemiliknya berdasarkan sertifikat,” jelas Joncik.

Terkait kemungkinan legalitas perusahaan masuk ke wilayah transmigrasi tersebut, Joncik menyebutkan bisa saja dulu ada proses perizinan dengan pemerintah kabupaten sebelumnya, namun belum selesai atau belum tertangani sepenuhnya.

Dengan senyum, Bupati Empat Lawang menutup sesi wawancara dengan pesan terbuka: “Silakan kalau ada yang berminat, kami siap memfasilitasi proses pemindahtanganan lahan.”

(*Ardi)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB