Masyarakat Kurang Mampu Di Ogan Ilir Keluhkan Tidak Bisa Berobat Gratis

- Jurnalis

Kamis, 2 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Kurang Mampu Di Ogan Ilir Keluhkan Tidak Bisa Berobat Gratis

RADARCenter, Indralaya — Pelayanan  berobat di RSUD Tanjung Senai terlihat sepi dari pasien yang mau berobat menggunakan BPJS KIS,  terpaksa pulang karena tidak mendapat pelayanan kesehatan gratis, ini terjadi di RSUD Tanjung Senai Kabupaten Ogan Ilir. Kamis (02/01/2025).

Hal ini juga di informasikan oleh salah  satu petugas JKN yang ada di RSUD Tanjung Senai, bahwa terhitung mulai Tanggal (01/01/2025) pihak RSUD Tanjung Senai belum bisa melakukan pelayanan kesehatan terhadap peserta dari  BPJS KIS yang ditanggung pemerintah  daerah Ogan Ilir. 

Di karenakan ada menangguhan kerjasama antara BPJS dan pihak pemerintah daerah Kabupaten Ogan Ilir.

Masyarakat Kurang Mampu Di Ogan Ilir Keluhkan Tidak Bisa Berobat Gratis

Pasien RSUD Tanjung Senai, Cibot (60) warga kecamatan Tanjung Batu yang merasa kecewa sudah datang dari pagi ke RSUD Tanjung Senai untuk berobat gratis  tapi tidak dilayani karena kartu BPJS nya ditangguhkan.

Sama halnya dengan warga Indralaya  Arman yang membawa adiknya berobat Yang dirujuk dari RS di Indralaya  ke RS Palembang, Selasa (31/12/2024) malam.

BPJS KIS masih dalam keadaan aktif, namun Rabu (01/01//2025) pukul 12.00 siang  ada pemberitahuan dari pihak RS bahwa BPJS KIS  atas nama adiknya  ditangguhkan alias tidak aktip, dan terpaksa harus membayar pelayanan kesehatan di RSMH  sebesar Rp.2.700.000.

“Berharap pemerintah daerah cepat mencari jalan keluar agar bisa berobat gratis”‘ ujar Arman dengan media ini.

Sementara dr Andi Nopan Direktur RSUD Tanjung Senai  saat dikonfirmasi diruang kerjanya terkait ditundanya pelayanan kesehatan terhadap peserta BPJS tanggungan pemerintah daerah  di RSUD Tanjung Senai,  pihaknya akan segera mencarikan solusi terbaik untuk mengatasi pasien yang ditanggung BPJS Berkat dan PBI, karena masih ada penangguhan kerjasama  sementara,  antara BPJS dan pemerintah daerah OI.

“UGD tetap memberikan pelayanan seperti biasa,  berkomitmen tetap melakukan pelayanan terbaik,  tetap membantu masyarakat, sambil kita tunggu dulu hasil kesepakatan “, tutup dr. Andi Nopan.

Sementara saat awak media  mendatangi gedung JKN Dinkes Ogan Ilir, didapati adanya pengumuman yang menyatakan bahwa ‘MOHON MAAF, TERHITUNG MULAI 01 JANUARI 2025 KAMI TIDAK MEMBERIKAN PELAYANAN BPJS UNTUK MASYARAKAT KURANG MAMPU DI KARENAKAN ADANYA PENANGGUHAN KERJASAMA  DENGAN PIHAK BPJS. TERIMAKASIH’.

Pewarta: EMI

Editor    : YOPI

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Pencari Ikan Berusia 38 Tahun Hilang Di Sungai Ogan, Ditemukan Meninggal Dunia
Lia Muslina Dan Serka Samsi Serahkan Bantuan Uang Serta Pakaian Kepada Korban Kebakaran Di Ogan Ilir
Tiga Pilar Muara Kuang Bersinergi Cegah Karhutla, Tingkatkan Kesiapsiagaan Di Wilayah Rawan
Rumah Warga Kota Daro II Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 16:30 WIB

Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir

Selasa, 15 September 2026 - 14:15 WIB

Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 12:16 WIB

Pencari Ikan Berusia 38 Tahun Hilang Di Sungai Ogan, Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB