RADARCenter, Ogan Ilir — Saat Kabupaten Ogan Ilir sedang diselimuti kabut asap pekat dan warga sangat membutuhkan kesiapan penuh armada pemadam kebakaran, justru muncul sorotan: satu unit mobil damkar milik Pemkab Ogan Ilir diketahui berada dan digunakan oleh pihak perusahaan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tepatnya di wilayah Mesuji. Bahkan muncul dugaan kuat adanya praktik penyewaan aset dinas tersebut kepada pihak swasta.
Menanggapi hal itu, Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ogan Ilir, Edi Rahmat, memberikan penjelasan saat dihubungi awak media, Senin (12/10/2026).
“Tidak ada sewa-menyewa kendaraan dinas damkar. Yang ada, pihak perusahaan meminjam dan menanggung semua biaya operasional, seperti kebutuhan personel serta bahan bakar,” tegas Edi Rahmat.
Perusahaan yang disebut meminjam armada tersebut adalah PT Multi Var. Alasan yang dikemukakan, jumlah titik panas atau hotspot di wilayah OKI dinilai masih tinggi, sementara di Ogan Ilir sudah mengalami penurunan. Selain itu, disebutkan juga bahwa peminjaman tersebut guna mendukung persiapan kegiatan Kementerian Pertahanan.
Namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya menjawab keraguan yang muncul di tengah masyarakat. Wajar jika publik mempertanyakan: Apa dasar administrasi peminjaman tersebut? Berapa lama kendaraan akan berada di luar wilayah? Dan bagaimana mekanisme pertanggungjawabannya?
Sebab, di saat yang sama, kabut asap masih menyelimuti berbagai titik di Ogan Ilir. Warga berharap armada keselamatan ini senantiasa siap siaga di wilayahnya sendiri, bukan jauh di tempat lain saat dibutuhkan. Ketersediaan armada pemadam yang memadai di daerah sendiri adalah hak masyarakat yang harus dijunjung tinggi oleh pemerintah daerah.
Hingga berita ini diturunkan, dokumen resmi terkait peminjaman tersebut belum dapat ditunjukkan, dan pihak PT Multi Var juga belum memberikan tanggapan. Masyarakat berharap persoalan ini segera mendapatkan kejelasan yang transparan dan akuntabel dari pihak berwenang.
Pewarta : Emi
Editor : Yopi Lubrex




















