Puskesmas Keramasan Pantau ibu Hamil Usia 16 Tahun , Cegah Resiko Komplikasi Kehamilan

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang (23/06/2026) — Tim kesehatan dari Puskesmas Keramasan melakukan kunjungan dan pemeriksaan langsung kepada ibu hamil berisiko di wilayah binaannya. Salah satu yang mendapat perhatian adalah Meilani (16 tahun), warga Jalan Kimarogan Lorong Damai RT 45 RW 09 Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Menurut dr. Wiliana, dokter umum Puskesmas Keramasan, kehamilan pada usia 16 tahun secara medis masuk dalam kategori berisiko tinggi.

“Secara fisik dan biologis, usia ini sebenarnya belum matang dan belum siap untuk mengandung. Oleh karena itu, kami lakukan pendekatan dan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi segala faktor risiko yang mungkin muncul, supaya nantinya tidak terjadi komplikasi baik bagi ibu maupun janin,” jelasnya.

Kunjungan ini bersifat terarah dan tidak dijadwalkan rutin harian atau mingguan, melainkan disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang yang diperiksa.

“Frekuensinya tidak tetap: bukan seminggu atau sebulan berapa kali pasti. Sasaran yang dikunjungi pun berbeda-beda setiap waktunya. Bahkan bulan depan kami bisa beralih ke lokasi lain, tetap mencakup seluruh wilayah kerja Puskesmas Keramasan guna memantau semua ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus,” tambah dr. Wiliana.

Saat ditemui, Meilani mengatakan sangat menyambut baik kehadiran tim kesehatan tersebut.

“Saya merasa terbantu sekali, jadi tahu apa yang harus dijaga selama hamil. Semoga dengan diperiksa secara rutin seperti ini, saya dan bayi dalam kandungan tetap sehat sampai persalinan nanti tanpa kendala apa pun.” ucapnya.

Sementara itu, Murni Yanti, kader Posyandu Sejahtera menyampaikan dukungan penuh kepada pihak Puskesmas Keramasan atas perhatiannya dengan masyarakat.

“Sebagai kader, kami selalu mendampingi dan memantau kondisi warga. Kami berharap kunjungan seperti ini terus dilakukan agar ibu hamil berisiko mendapatkan perhatian yang layak, sehingga angka kehamilan aman dan sehat di lingkungan kami tetap terjaga.” Ungkapnya.

Pihak puskesmas mengimbau kepada seluruh warga, terutama keluarga yang memiliki ibu hamil berisiko, untuk tidak ragu menghubungi tenaga kesehatan terdekat. Deteksi dini dan pemantauan rutin adalah kunci utama mencegah komplikasi serta menjamin keselamatan ibu dan bayi. (RC/Yopi/Tim)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rutan Kelas I Palembang Teguhkan Komitmen Perang terhadap Narkoba Dan Pembangunan Zona Integritas
Kurniati Puspita Sari Nahkodai DPC BAHMI Kota Palembang, Bawa Semangat Baru Untuk Organisasi Lebih Maju Dan Eksis
Kapolsek Ilir Barat I Palembang Pimpin Langsung Rapat Koordinasi Pencegahan Aksi Tawuran.
PLN, Kementerian ESDM, Dan Pemerintah Daerah Sinkronkan Program Lisdes, Percepat Pemerataan Kelistrikan Di Sumatera Selatan
PTBA Kertapati Perkuat Mitigasi Stunting, 50 Balita Dan 10 Ibu Hamil Dapat Dukungan Gizi
Soroti Proses Pembuktian, Aliansi Advokat Laporkan JPU Sigit Subiantoro Ke Polda Sumsel
Hadir Bukan Untuk Menakuti, Tapi Melindungi. Levi : Kesiapa HSB Jaga Palembang
Jon Daus Meninggal Usai Dibawa Polisi, Keluarga Pertanyakan Kronologi 12 Jam

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:02 WIB

Rutan Kelas I Palembang Teguhkan Komitmen Perang terhadap Narkoba Dan Pembangunan Zona Integritas

Kamis, 17 September 2026 - 17:30 WIB

Kurniati Puspita Sari Nahkodai DPC BAHMI Kota Palembang, Bawa Semangat Baru Untuk Organisasi Lebih Maju Dan Eksis

Rabu, 16 September 2026 - 17:55 WIB

Kapolsek Ilir Barat I Palembang Pimpin Langsung Rapat Koordinasi Pencegahan Aksi Tawuran.

Rabu, 16 September 2026 - 16:42 WIB

PLN, Kementerian ESDM, Dan Pemerintah Daerah Sinkronkan Program Lisdes, Percepat Pemerataan Kelistrikan Di Sumatera Selatan

Rabu, 16 September 2026 - 11:18 WIB

PTBA Kertapati Perkuat Mitigasi Stunting, 50 Balita Dan 10 Ibu Hamil Dapat Dukungan Gizi

Berita Terbaru