Pemkab Ogan ilir Berhasil Pulangkan Dua Warga Korban TPPO Dari Kamboja

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Ogan Ilir– Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir di bawah arahan Bupati Ogan Ilir melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Ogan Ilir selaku anggota Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) Kabupaten Ogan Ilir berhasil memulangkan dua warga Desa Sungai Pinang yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.

Penyerahan dan penyambutan kedua korban dilaksanakan pada Senin (08/06/2026) di Ruang Rapat Wakil Bupati Ogan Ilir, Komplek Perkantoran Tanjung Senai.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, SH., MH didampingi Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan, Waydinsyah, serta dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Keberhasilan pemulangan ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, BP3MI Sumatera Selatan, hingga instansi terkait lainnya yang terus berupaya memberikan perlindungan kepada warga negara Indonesia yang mengalami permasalahan di luar negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani menyampaikan rasa syukur atas kepulangan kedua warga Kabupaten Ogan Ilir dalam keadaan selamat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi.

“Kami mengucapkan syukur Alhamdulillah karena kedua warga kita dapat kembali ke tanah air dan berkumpul dengan keluarga. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan iming-iming pekerjaan yang menjanjikan penghasilan besar tanpa kejelasan dan legalitas yang resmi. Pastikan seluruh proses penempatan kerja ke luar negeri dilakukan melalui jalur yang sah dan sesuai ketentuan pemerintah, ” ujar Ardani.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya TPPO serta pentingnya memahami prosedur bekerja ke luar negeri secara legal.

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berharap peristiwa ini dapat menjadi perhatian bersama agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban perdagangan orang maupun praktik penempatan tenaga kerja ilegal di luar negeri.

Pewarta : Emi

Editor     : Yopi Lubrex

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB