RADARCenter, OGAN ILIR – Sebuah peristiwa kebakaran hebat yang menggegerkan warga setempat yang terjadi di Rt 07 kampung ll, Desa Sungai Pinang II, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, pada hari ini Minggu (07/06/2026).
Sebuah rumah panggung milik warga setempat nama Pendi, ludes terbakar dilalap si jago merah. Bangunan rumah tersebut diketahui terbuat dari bahan dasar papan kayu dan di bawahnya terbuat dari batu bata, sehingga api menjalar dengan sangat cepat dan membakar habis struktur bangunan dalam waktu singkat.
Berdasarkan keterangan saksi mata nama Masri warga Rt 07 dusun 4 desa sungai pinang ll, bahwa kebakaran pertama kali terlihat dan diketahui sekitar pukul 16.00 WIB.
“Seluruh bagian rumah mulai dari atap dan kerangka atap menggunakan bahan kayu yang kering, api langsung membesar dan merambat ke seluruh bagian rumah dengan sangat cepat,” katanya.
Warga yang berada di sekitar lokasi lanjutnya, bergegas datang membawa alat pemadam seadanya untuk membantu memadamkan api, namun usaha tersebut belum membuahkan hasil karena nyala api sudah terlalu besar dan sulit dikendalikan.
Bantuan satu unit mesin pompa dari BPBD, tiga unit Mobil pemadam kebakaran, beserta satu unit dari BPBD terus berupaya memadamkan api.
“Api baru benar-benar berhasil dikuasai dan dipastikan padam seluruhnya sekitar pukul 17.00.wib WIB, atau berlangsung kurang lebih satu jam lamanya,” ucapnya.
Kini, bangunan rumah panggung tersebut tinggal menyisakan tumpukan puing dan arang bekas kebakaran.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti timbulnya api belum diketahui secara pasti, dan belum ada keterangan resmi maupun penjelasan rinci dari pihak Kepolisian, Pemadam kebakaran, maupun pemerintah setempat terkait kronologi dan dugaan penyebab kebakaran tersebut.
Belum diketahui pula apakah kebakaran ini dipicu oleh hubungan arus pendek listrik, kelalaian penghuni, atau pun sebab lainnya.
Warga setempat tidak jauh dari lokasi kebakaran juga menyampaikan bahwa api sangat cepat membesar dan menghanguskan rumah dari kayu tersebut.
“Kira-kira jam 16.00 wib sore kami melihat asap mengepul, tidak lama kemudian api sudah terlihat besar sekali. Karena rumahnya papan semua, jadi cepat sekali terbakar habis. Kami bantu-bantu bawa air, tapi apinya terlalu besar. Baru sekitar jam 17.00.wib apinya benar-benar mati,” ungkap salah satu warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Dijelaskannya, dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka bakar. Saat api mulai muncul, Pendi pemilik rumah beserta keluarganya segera keluar menyelamatkan diri. Namun, seluruh isi rumah dan barang barang di dalamnya tidak sempat diselamatkan terbakar habis.
Pihak berwenang saat ini masih melakukan pengecekan di lokasi kejadian untuk meneliti sisa-sisa bangunan guna mencari petunjuk penyebab kebakaran. Pemerintah Kecamatan Sungai Pinang juga belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini.
Saat ini, warga sekitar masih berjaga di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi sisa api yang menyala kembali, sementara keluarga pemilik rumah sedang berusaha menenangkan diri pasca kehilangan tempat tinggalnya.
Terpantau di lokasi, Kapolsek Tanjung Raja beserta anggotanya, Camat Sungai pinang, Kepala Desa Sungai Pinang ll, Bhabinsa beserta warga sekitar masih berada di lokasi.
Pewarta : Emi
Editor : Yopi Lubrex




















