RADARCenter, OGAN ILIR – Konten kreator asal Ogan Ilir, Apriansyah mengucapkan permohonan maaf karena telah memviralkan aksi penari ular cium penonton.
Pertunjukan tarian dengan menyertakan hewan reptil itu diadakan di Desa Suka Pindah, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, pada Senin (30/03/2026) malam.
Pada video yang beredar, terlihat seorang penari ular mencium pipi tamu laki-laki di hadapan umum.
Lewat unggahan Facebook @Apriansyah, konten kreator tersebut memohon maaf kepada para penari ular.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Apriansyah mohon maaf kepada seluruh penari ular atau penari India yang ada di Suka Pindah tadi malam,” kata Apriansyah pada video unggahannya, Selasa (31/03/2026) petang.
“Saya bukan bermaksud menjelekkan atau memutuskan atau mematikan rejeki kalian. Tapi saya dengan besar hati meminta maaf kalau postingan saya atau yang saya share tersebut membuat kalian tidak senang,” ucap konten kreator dengan 32 ribu pengikut di Facebook tersebut.
“Jadi bukan maksud saya menjelekkan kalian. Namun saya minta maaf kalau membuat kalian tidak senang atau merasa janggal, atau merasa saya memutuskan rejeki kalian,” ungkapnya.
Jadi (mengunggah aksi) grup (kelompok penari ular) tersebut bukan bermaksud apa-apa. Mungkin sebagai manusia atau orang menilainya buruk. Tapi mereka (penari ular) hanya menghibur dan mencari uang. Dan jangan, intinya jangan merusak rezeki orang.
“Itu saja, sekian dari saya. Saya Apriansyah memohon maaf kepada grup penari yang tadi malam. Sekian dan terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutup Apriansyah.
Pewarta : Emi
Editor : Yopi




















