RADARCenter, Ogan Ilir– Ratusan warga Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir adakan gotong royong terkait banyaknya rumput rumpai beserta sampah lainya yang tersendat dibawa jembatan penghubung Desa Lubuk Rukam menuju Desa Iainya jumat (16/01/2026).
Bedasarkan hasil pantauan dilapangan terlihat tumpukan rumput rumpai beserta sampah tersumbat di bawah jembatan. Bahkan terlihat sampah tersebut berisikan rumput, material kayu hinga menutupi aliran air Sungai yang di bawah jembatan .
Seperti yang dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) RA. Amrina Rosyada S.Si..M.Si dari partai Hanura saat di lokasi, bahwa jembatan Lubuk Rukam beberapa hari ini di serang rumput rumpai.
“Kemarin masih terbuka dan masih bisa di lalui perahu, masih ada yang bisah lewat, dua hari ini sudah tertutup tidak bisa di lalui lagi,” katanya.
Ia melanjutkan, Camat Kecamatan Kandis mengeluarkan himbauan kepada seluruh kepala Desa yang ada diwilayah Kecamatan Kandis agar bergotong royong untuk mengatasi masalah tersebut.
“Hari ini jumat tampak ratusan warga laksanakan gotong royong dan istirahat sholat jumat, siang harinya nyambung lagi setelah sholat jumat, kami sudah kontak ke kadin PUPR Pak Ruslan. Alhamdullilah, beliau turun lansung ke lokasi ini, melihat sendiri dan menyatakan akan membantu alat berat,” terangnya.
Ia juga berharap agar pihak Dinas terkait segera membantu mengerahkan alat berat dalam membersihkan rumput rumpai yang sangat tebal tersebut.
“Harapan saya agar secepatnya dinas terkait bisa membatu alat berat, agar rumput yang tebal ini bisa di atasi segera, karena kalau dibiarkan jembatan ini bisa roboh, apalagi melihat kondisi jembatan yang sudah oleng karna desakan rumput yang sangat tebal,” ucapnya.
Di tempat yang sama salah satu Kepala Desa menyampaikan pada awak media, bahwa banyaknya rumput rumbai dan sampah lainya diduga datang dari wilayah Kecamatan lain dari wilayah Kabupaten lain.
“Tumpukan sampah ini datang dari Kecamatan lain, hanyut dan nyangkut di jembatan ini, karna aliran sungai ini ada dua muara,” tutupnya.
Pewarta : Emi
Editor : Yopi




















