Gubernur Sumsel Resmi Melantik Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Palembang Masa Bakti 2024-2029

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang– Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Palembang resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru di Griya Agung dengan Masa Bhakti 2024-2029, Sabtu (13/12/2025).

Dalam pelantikan tersebut, Kgs. H. Abdul Rozak, M.Sc dilantik sebagai Ketua Umum DPP KKP, didampingi Mgs. H. Syaiful Padli, ST., MM sebagai Sekretaris Umum, serta Kms. H. Achmad Idham, SE sebagai Bendahara Umum, bersama seluruh jajaran pengurus pusat lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi dan harapan agar KKP dapat terus berperan sebagai wadah pemersatu masyarakat Palembang serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KKP Kgs. H. Abdul Rozak, M.Sc menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2024–2029 mengedepankan semangat regenerasi dengan memberikan ruang yang luas bagi peran generasi muda dalam struktur organisasi.

“Kami yang tua-tua ini mengarahkan. Hasil dari semua ini adalah untuk anak-anak muda. Mudah-mudahan era baru ini membuat KKP semakin kuat dan maju. Pokoknya KKP Maju, Palembang Alquran,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa KKP mengusung empat pilar utama sebagai landasan program kerja organisasi, yakni ekonomi, sosial, budaya, dan keagamaan.

Beberapa program strategis yang akan dilaksanakan antara lain pendataan warga Palembang dengan target sekitar 430.000 jiwa sebagai basis data pendukung kebijakan pemerintah, pelestarian budaya melalui penyusunan Kamus Bahasa Palembang, pengembangan kawasan Salimo sebagai sentra kegiatan masyarakat, serta penataan organisasi melalui penyatuan kepengurusan menjadi satu Pengurus Pusat KKP yang sah dan terdaftar secara hukum.

Ia menjelaskan bahwa KKP mengusung empat pilar utama sebagai landasan program kerja organisasi, yakni ekonomi, sosial, budaya, dan keagamaan.

Beberapa program strategis yang akan dilaksanakan antara lain pendataan warga Palembang dengan target sekitar 430.000 jiwa sebagai basis data pendukung kebijakan pemerintah, pelestarian budaya melalui penyusunan Kamus Bahasa Palembang, pengembangan kawasan Salimo sebagai sentra kegiatan masyarakat, serta penataan organisasi melalui penyatuan kepengurusan menjadi satu Pengurus Pusat KKP yang sah dan terdaftar secara hukum.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana DPP KKP sekaligus Bendahara Umum, Kms. H. Achmad Idham, SE, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat persatuan keluarga besar Palembang.

“Kerukunan Keluarga Palembang bukan hanya organisasi, tetapi rumah besar bagi seluruh warga Palembang. Di sinilah kita bersilaturahmi, saling menguatkan, saling memberdayakan, serta menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa melalui kepengurusan periode 2024–2029, KKP ingin menjadi ruang kolaborasi yang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat Palembang, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan.

“KKP harus menjadi tempat bertemunya gagasan, kepedulian, dan aksi nyata. Kita ingin KKP hadir tidak hanya saat acara, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan, baik dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, maupun keagamaan,” tambahnya.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak yang hadir dalam kegiatan pelantikan ini menunjukkan bahwa KKP memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dan elemen masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh keluarga besar Palembang yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ini adalah amanah besar yang akan kami jaga bersama,” pungkas Kms. H. Achmad Idham, SE.

Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut dihadiri sekitar 500 peserta, yang terdiri dari unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan, perwakilan Pangdam II/Sriwijaya dan Polda Sumatera Selatan, Wali Kota Palembang, tokoh adat Palembang termasuk Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, perwakilan organisasi keagamaan NU dan Muhammadiyah, serta berbagai paguyuban dan keluarga besar Palembang.

Melalui kepengurusan baru ini, Kerukunan Keluarga Palembang diharapkan semakin memperkuat peran sebagai wadah pemersatu masyarakat Palembang serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berkarakter juga bahkan alquran terjemahan berbahasa palembang pun sudah ada.

Pewarta : Reza

Editor    : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat
Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang
Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional
Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran
Pererat Kebersamaan Ramadan, HIPMI Sumsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
“Ngecup Tanah” Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Untuk Kolam Retensi Simpang Bandara. Ini Kata Ketua KKLDM!!!
PLN Soroti Kabel Provider Internet di Tiang Listrik, Warga Diminta Melapor Jika Berbahaya

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:38 WIB

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:28 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:21 WIB

Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:45 WIB

Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran

Berita Terbaru