TPA Al-Mubarokah Perumpung Raya Berjuang Tingkatkan Mutu Pembelajaran Di Tengah Keterbatasan

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Musi Banyuasin – Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Mubarokah di Desa Perumpung Raya, Kecamatan Lalan, menjadi salah satu pusat pendidikan
keagamaan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Rabu (26/11/2025)

Meski berdiri dengan fasilitas sederhana, TPA ini terus berkembang dan diminati oleh anak-anak usia sekolah di desa tersebut.

TPA Al-Mubarokah mulai aktif sejak tahun 2007, dan kini jumlah santri mencapai
sekitar 40–50 anak setiap minggunya. Para santri datang dari berbagai dusun di sekitar desa, meski sebagian harus menghadapi akses jalan yang sering tergenang air saat musim hujan.

Kondisi geografis desa yang dikelilingi sungai dan rawah menjadi tantangan tersendiri bagi kelancaran kegiatan belajar mengaji. Dalam pembelajaran sehari-hari, TPA masih mengandalkan fasilitas apa adanya.

Ruang belajar memanfaatkan bangunan sederhana di samping mushola, hanya
dilengkapi karpet, papan tulis kecil, serta jumlah mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra’
yang masih terbatas.

Beberapa santri bahkan harus belajar secara bergantian karena minimnya alat peraga dan bahan pembelajaran. Meski serba terbatas, antusiasme anak-anak untuk belajar tergolong tinggi. Proses pembelajaran dilakukan setiap sore dengan metode tradisional, di mana para santri membaca Iqra’ atau Al-Qur’an secara bergiliran di hadapan ustaz.

Namun, kualitas pembelajaran masih terkendala karena metode yang digunakan belum bervariasi dan belum adanya sistem evaluasi perkembangan santri yang terdokumentasi.

Jumlah tenaga pengajar juga masih menjadi perhatian utama. Hanya terdapat satu
hingga dua ustaz atau ustazah yang mengajar secara sukarela.

Minimnya pelatihan bagi para pengajar membuat beberapa materi, seperti tajwid atau pembiasaan ibadah, belum dapat disampaikan secara maksimal. Hal ini berbanding terbalik dengan harapan orang tua yang menginginkan anak-anak mereka cepat dan lancar membaca Al-Qur’an.

Dari sisi sosial, masyarakat Perumpung Raya dikenal memiliki budaya religius dan
gotong royong yang kuat. Dukungan moral dari orang tua terhadap kegiatan TPA cukup tinggi, meski keterlibatan mereka dalam mendampingi anak belajar di rumah
masih perlu ditingkatkan.

Kondisi ekonomi masyarakat yang sebagian besar bekerja sebagai petani pasang surut dan nelayan sungai juga memengaruhi
konsistensi kehadiran santri.

Meski begitu, keberadaan TPA tetap memberikan dampak positif bagi
perkembangan anak-anak. Mereka mulai membiasakan diri mengaji, mengenal
huruf hijaiyah, hingga menghafal surah-surah pendek. Dalam jangka panjang, TPA
Al-Mubarokah diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berakhlak baik
dan memiliki dasar keislaman yang kuat.

Pengelola TPA berharap adanya perhatian dan dukungan lebih dari pemerintah
desa, lembaga keagamaan, maupun masyarakat. Bantuan berupa sarana
pembelajaran, pelatihan guru, serta perbaikan fasilitas dinilai sangat penting untuk
meningkatkan mutu layanan pendidikan di desa tersebut.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh pihak, TPA Al-Mubarokah
diyakini dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan nonformal yang lebih
profesional dan bermanfaat bagi anak-anak Desa Perumpung Raya.

Sumber : *Rahma putri* *kurniawati ,* Mahasiswa Universitas Sriwijaya ,jurusan pendidikan Masyarakat.

Pewarta : Emi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB