Jembatan Layang Lettu Karim Gandus Jadi Proyek Percontohan Konstruksi Modern Di Sumsel

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter Palembang – Jembatan Layang Lettu Karim di Gandus resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, Selasa (25/11/2025). Selain menjadi solusi banjir dan kemacetan, jembatan ini juga menjadi sorotan karena penggunaan teknologi konstruksi modern slab on pile yang jarang diaplikasikan di Sumatera Selatan.

Dengan anggaran sekitar Rp7,4 miliar, Pemprov Sumsel menerapkan metode yang dinilai paling ideal untuk kondisi geografis Gandus yang didominasi lahan rawa dan rentan mengalami penurunan tanah. Metode ini juga memastikan struktur jembatan tetap stabil dan memiliki usia pakai lebih panjang.

Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa percepatan pengerjaan tidak mengurangi standar kualitas konstruksi. Pembangunan dilakukan dengan pertimbangan teknis yang matang dan mengikuti rekomendasi para ahli.

“Slab on pile adalah solusi terbaik untuk kondisi di sini. Kita tidak ingin masyarakat terus terganggu dengan kerusakan jalan berulang akibat tanah yang turun,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih kepada Pemkot Palembang yang telah berkolaborasi sejak tahap perencanaan. Sinergi ini menurutnya menjadi contoh kerja sama efektif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.

Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel, Affandi, mengungkapkan bahwa jembatan ini dibangun dengan bentang 67 meter. Pihaknya terlebih dahulu melakukan analisis mendalam terkait struktur tanah yang selama bertahun-tahun menyebabkan kerusakan parah.

“Kerusakannya bukan lagi tambal-sulam. Harus ada konstruksi baru. Slab on pile adalah desain paling ideal dan paling kuat untuk kawasan seperti Lettu Karim,” paparnya.

Menurut Affandi, pemanfaatan konstruksi slab on pile ini merupakan langkah maju Pemprov dalam menghadirkan infrastruktur unggulan dan berkelanjutan. Metode ini dinilai lebih aman, ramah lingkungan, dan minim resiko kerusakan jangka panjang.

Warga Gandus pun menyambut penuh syukur. Yani, salah satu warga, mengaku kini merasa lebih aman dan nyaman melintasi kawasan tersebut. Ia berharap kehadiran jembatan ini menjadi awal perubahan besar di wilayah mereka.

Gubernur Herman Deru berharap jembatan ini dapat menjadi proyek percontohan pembangunan infrastruktur modern di wilayah lainnya. Menurutnya, keberhasilan Lettu Karim menunjukkan bahwa teknologi tepat guna sangat menentukan ketahanan sebuah infrastruktur.

Peresmian turut dihadiri Ketua DPRD Sumsel, Wali Kota Palembang, dan jajaran Forkopimda.

Pewarta : Reza

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat
Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang
Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional
Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran
Pererat Kebersamaan Ramadan, HIPMI Sumsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
“Ngecup Tanah” Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Untuk Kolam Retensi Simpang Bandara. Ini Kata Ketua KKLDM!!!
PLN Soroti Kabel Provider Internet di Tiang Listrik, Warga Diminta Melapor Jika Berbahaya

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:38 WIB

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:28 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:21 WIB

Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:45 WIB

Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran

Berita Terbaru