Pemain Lama Kasus Serupa, Diduga Oknum Guru Silat Di Ogan Ilir Cabuli Santri

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, OGAN ILIR– Kabupaten Ogan Ilir kembali dibuat heboh dengan adanya dugaan Oknum guru silat melakukan pencabulan terhadap santri Pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumsel.

Berdasarkan informasi yang beredar, Oknum guru silat berinisial AR telah beberapa kali melakukan pelecehan seksual terhadap anak anak dan remaja yang merupakan santri pada Ponpes di Kabupaten Ogan Ilir.

Bujangan yang merupakan guru olahraga di salah satu SMP yang ada di Kabupaten Ogan Ilir terpaksa dipindah tugaskan, kepindahannya tersebut dilatar belakangi oleh dugaan pelecehan seksual, yang dilakukannya terhadap siswa di sekolah tersebut.

“Dia itu pemain lama, dimutasi dari sekolah lama ke sekolah baru dalam kasus yang serupa,” kata MIN salah seorang guru. Minggu (16/03/2025).

Dia berharap, agar pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus tersebut, dan dia juga berharap tidak ada lagi korban-korban pelecehan seksual lainnya.

“Besar harapan kami, pelaku itu segera dipenjara untuk efek jera. Jangan sampai ada korban selanjutnya,” ucapnya.

Diungkapkan MIN, bahwa Oknum guru silat berinisial AR tersebut sebenarnya sangat berjasa untuk dunia persilatan di Kabupaten Ogan Ilir.

“Sebenarnya dia sangat berjasa di Kabupaten Ogan Ilir, dia ini mampu membawa muridnya berprestasi hingga ke tingkat nasional, sehingga dia ini sangat disayang,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pencabulan diduga dilakukan AR terhadap sejumlah santri Ponpes di salah satu kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir.

Kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum guru silat ini, tengah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polres Ogan Ilir.

Menurut Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Muhammad Ilham, kasus ini masih bergulir di Polres Ogan Ilir dengan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

“Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, yang jelas kasusnya sedang kita tangani,” jelasnya. (RC/EMI)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB