Warga Tangerang Selatan Antre Panjang di Pangkalan Gas, Elpiji 3 Kg Masih Langka di Warung

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Tangerang – Kelangkaan elpiji 3 kilogram (kg) di warung-warung pengecer masih menjadi masalah di Tangerang Selatan. Sejumlah warga terlihat mengantre panjang di pangkalan gas Ariestianto, Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, pada Rabu (5/2/2025).

Dilansir dari Kompas.com, di lokasi, antrean tersebut bahkan mencapai tujuh meter. Masyarakat yang mengantre mengungkapkan kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut di warung-warung sekitar rumah mereka, meski pemerintah telah menginstruksikan pengecer untuk kembali menjual elpiji 3 kg sejak Selasa (4/2/2025).

Melani (43), salah satu warga yang sedang mengantre, mengungkapkan bahwa gas di rumahnya habis dan warung-warung sekitar masih kosong.

“Gasnya pada kosong di rumah,” ucap Melani yang telah mengantre sejak pukul 06.00 WIB.

Ia menambahkan, kelangkaan ini sudah terjadi sejak seminggu yang lalu, meski pengecer seharusnya telah kembali menjual gas subsidi sesuai arahan pemerintah.

Senada dengan Melani, Mardi (50) juga mengungkapkan bahwa ia sudah mencoba mencari elpiji 3 kg di beberapa warung namun tidak menemukannya.

“Sudah muter-muter, enggak dapat. Terus saya lihat ada antrean di sini, saya ikut antre,” ujar Mardi.

Menurutnya, kelangkaan gas ini sangat menyulitkan warga, terutama ketika gas habis mendadak saat memasak.

Mardi yang datang dari Kelurahan Pondok Betung juga berharap distribusi gas 3 kg bisa segera diperbaiki, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkannya.

“Kalau orang di kampung itu, kalau gasnya habis, baru nyari. Tapi di eceran enggak ada,” tambah Mardi.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar pengecer bisa kembali menjual elpiji 3 kg seperti biasa.

Selain itu, pengecer akan diproses menjadi subpangkalan untuk mempermudah distribusi ke masyarakat. (*red)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB