RADARCenter, Palembang — Jajaran Polsek Kertapati menunjukkan kinerja dan respon cepat dalam menanggapi laporan masyarakat terkait kesalahpahaman atau perselisihan antar-pelajar di lingkungan SMA Negeri 9 Palembang, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Provinsi Sumsel. Selasa (03/11/2026)
Peristiwa tersebut disikapi dengan sigap oleh pihak Kepolisian demi menjaga keharmonisan di lingkungan pendidikan.
Dengan adanya kejadian tersebut, Hery orang tua dari salah satu siswa yang menjadi korban pegoroyokan, menghubungi Kapolsek Kertapati AKP Hermansyah untuk menyampaikan informasi mengenai kejadian yang menimpa anaknya di sekolah.
Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek Kertapati AKP. Hermansyah langsung merespon cepat dengan memerintahkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemas Rindo Aiptu Didi untuk segera meluncur ke lokasi guna meredam situasi dan menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah.
Setibanya di lokasi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemas Rindo, Aiptu Didi mengatakan, bahwa pihaknya langsung mengambil langkah pendekatan persuasif serta merangkul semua pihak.
“Setelah menerima instruksi dari Bapak Kapolsek untuk mendamaikan pihak-pihak yang berselisih, serta memastikan situasi kembali kondusif, harmonis, dan nyaman bagi proses kegiatan di sekolah,” ujar Aiptu Didi.
Langkah sigap, humanis, dan kooperatif yang diambil oleh Kapolsek Kertapati beserta jajaran Bhabinkamtibmas bersama pihak sekolah ini berhasil menyelesaikan kesalahpahaman secara kekeluargaan, sekaligus menjadi wujud nyata pelayanan prima Kepolisian dalam menjaga keamanan di tengah masyarakat.
Sebelumnya Kepala sekolah SMA Negeri 9 Palembang Dra. Rosmauli, M.Si, memerintahkan bagian kesiswaan untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut dengan memanggil wali siswa masing masing.
Penyelesaian perdamaian dilakukan diruang BK dengan perjanjian tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dikemudian hari, kemudian bersama membawa siswa yang luka akibat kena tusukan pena ke Rumah Sakit BARI Palembang. (RC/Sar)




















