Sinergi Lintas Kementerian Dukung SE2026, Perkuat Daya Saing Industri Nasional

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, KABUPATEN BEKASI – Kolaborasi lintas kementerian untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) terus diperkuat. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, serta Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Tri Supondy, menghadiri kegiatan “Penandatanganan Komitmen Bersama” bertajuk “Kolaborasi Strategis Sensus Ekonomi 2026: Fondasi Daya Saing Industri Masa Depan” di Hotel Nuanza, Kabupaten Bekasi. (21/07/2026)

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati beserta jajaran, Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, para pimpinan asosiasi, pimpinan perusahaan di kawasan industri, Kepala BPS Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, serta media massa.

Dalam paparannya yang berjudul “Rekam Medis Ekonomi Nasional melalui SE2026”, Kepala BPS RI menegaskan bahwa SE2026 merupakan agenda bersama seluruh bangsa sehingga memerlukan dukungan aktif dari para pelaku usaha, khususnya sektor industri.

“Sensus Ekonomi ini bukan sensus perpajakan, tapi khusus untuk kepentingan statistik. Untuk itu, Bapak Ibu tidak perlu khawatir karena dalam Sensus Ekonomi ini kami akan menjaga kerahasiaan data individu perusahaan Bapak Ibu semua,” tegas beliau.

Selanjutnya, Dirjen KPAII Kementerian Perindustrian, Tri Supondy, menyampaikan materi “Sensus Ekonomi 2026: Penguatan Hulu Industri”.

Beliau menekankan bahwa keberhasilan industrialisasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam maupun investasi, tetapi juga oleh kualitas data yang menjadi landasan penyusunan kebijakan.

“Saat ini data industri masih tersebar di berbagai sumber. Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan ekosistem data industri yang terintegrasi, mutakhir, dan saling melengkapi agar setiap kebijakan industrialisasi dapat disusun secara lebih presisi,” jelas beliau.

Materi pamungkas disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, melalui paparan bertajuk “Pemetaan Pekerjaan Baru dan Penyiapan SDM Masa Depan”. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan SE2026 serta mengajak dunia usaha untuk berpartisipasi aktif.

“Saya berharap juga teman-teman di dunia usaha jangan berpikir (Sensus Ekonomi) ini buat apa, tapi ini adalah untuk kita semua, untuk Indonesia,” ujar beliau yang disambut tepuk tangan peserta.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu langsung oleh Kepala BPS RI. Berbagai masukan dan pandangan dari peserta menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha menuju pelaksanaan SE2026 yang berkualitas.

Puncak kegiatan ditandai dengan Penandatanganan Komitmen Bersama oleh Menteri Ketenagakerjaan, Kepala BPS RI, dan Dirjen KPAII Kementerian Perindustrian. Penandatanganan tersebut menjadi simbol penguatan komitmen dan kolaborasi antarinstansi dalam mendukung suksesnya pelaksanaan SE2026.

Rangkaian kegiatan Kepala BPS RI dilanjutkan dengan kunjungan ke PT Mane Indonesia, salah satu perusahaan di kawasan industri Kabupaten Bekasi. Dalam kunjungan tersebut,

Kepala BPS RI meninjau aktivitas perusahaan sekaligus berdiskusi dengan jajaran pimpinan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dunia usaha.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya BPS memperkuat komunikasi dengan pelaku usaha agar pelaksanaan SE2026 semakin relevan, partisipatif, dan mampu menghasilkan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan ekonomi Indonesia.

Pewarta : Hasrul

Editor     : Yopi Lubrex

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dramatis! Diduga Tiga Jari Karyawati PT. DBI Putus Akibat Mesin, Korban Malah Dipaksa Kerja Dan Ditekan Agar Tak Menuntut
Bertahun Berdiri Tanpa Tersentuh Hukum Di Tanah Pengairan, Lapak Liar Di Desa Karangjaya Resahkan Warga
Imbas Galian Kabel Di Cikarang Timur, PT Jamindo Komitmen Ganti Rugi Kerusakan
Jelang Akhir Masa Jabatan, KNPI Kabupaten Bekasi Konsolidasi Pemuda Lewat Rapimpurda
Soal Bursa Cawabup Bekasi Mulai Ramai , XTC Sexyroad Tekankan Rekam Jejak Dan Kompetensi Calon
Proyek Miliaran Rupiah DSDABMBK Bekasi Bikin Macet Jalanan CV Bintang Jaya Dinilai Cari Untung, Abaikan Pengaturan Lalu Lintas
Sebut Pilkades Karang Bahagia Inkonstitusional, LSM Ganas Siapkan Bukti Telak Di Mediasi Kejari
Stadion Wibawa Mukti Jadi Tuan Rumah Pembukaan BliSPI Youth Cup V Piala Ketua DPD RI

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:20 WIB

Dramatis! Diduga Tiga Jari Karyawati PT. DBI Putus Akibat Mesin, Korban Malah Dipaksa Kerja Dan Ditekan Agar Tak Menuntut

Minggu, 1 November 2026 - 09:19 WIB

Imbas Galian Kabel Di Cikarang Timur, PT Jamindo Komitmen Ganti Rugi Kerusakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Jelang Akhir Masa Jabatan, KNPI Kabupaten Bekasi Konsolidasi Pemuda Lewat Rapimpurda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Soal Bursa Cawabup Bekasi Mulai Ramai , XTC Sexyroad Tekankan Rekam Jejak Dan Kompetensi Calon

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Proyek Miliaran Rupiah DSDABMBK Bekasi Bikin Macet Jalanan CV Bintang Jaya Dinilai Cari Untung, Abaikan Pengaturan Lalu Lintas

Berita Terbaru