RADARCenter, PALEMBANG (30/06/2026) – Kondisi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan Kota Palembang belakangan ini menjadi sorotan masyarakat.
Padamnya lampu jalan di beberapa titik dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas.
Sebagai fasilitas publik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat, keberadaan lampu jalan seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah, khususnya Dinas Perhubungan Kota Palembang sebagai instansi yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan penerangan jalan umum.
Sorotan masyarakat semakin menguat karena keberadaan lampu jalan sejatinya telah didukung oleh anggaran yang bersumber dari masyarakat melalui pembayaran listrik.
Manajer Komunikasi PLN UID S2JB, Iwan Arisetyadi sebelumnya menjelaskan bahwa sekitar 10 persen dari pembayaran atau pembelian kWh listrik rumah tangga dialokasikan untuk penerangan jalan.
Menanggapi kondisi tersebut, Alwi salah seorang warga Kecamatan Alang-Alang Lebar, mengeluhkan padamnya lampu jalan di sepanjang Jalan Sulaiman Amin.
“Jalan tersebut merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan Jalan Soekarno-Hatta menuju Terminal Alang-Alang Lebar sekaligus jalur lintas yang cukup padat dilalui kendaraan” katanya.
,Dijelaskannya bahwa kondisi jalan yang gelap pada malam hari tersebut sangat membahayakan para pengguna jalan.
“Jalan ini kan jalan lintas, Pak, dan rawan kejahatan. Kami takut kalau terjadi tindak kriminal seperti begal atau bahkan kecelakaan yang memang sering juga terjadi di sekitar Jalan Sulaiman Amin ini,” ujar Alwi.
Ia menambahkan, kondisi yang dianggap janggal terlihat di sepanjang ruas jalan tersebut. Lampu penerangan terlihat menyala di sekitar kawasan usaha dan pertokoan, seperti di depan gerai Mi Gacoan Talang Kelapa dan Alfamidi Springhill.
Namun beberapa meter setelahnya, tepat di depan Puskesmas Alang-Alang Lebar, lampu jalan kembali padam.
Keluhan serupa juga disampaikan Andri seorang pedagang yang sehari-hari berjualan di kawasan Jalan Lebung Permai, Talang Kelapa, tepatnya di depan Perumahan Griya Interbis.
Diterangkan Andri, lampu jalan yang berada di persimpangan menuju jalan tembus ke Soekarno-Hatta sudah lama tidak berfungsi dan hingga kini belum mendapatkan penanganan.
“Di simpang tiga ini sering terjadi kecelakaan, Pak. Karena gelap, lampu jalan mati. Keluhan kami sampai sekarang belum mendapat respons,” keluh Andri.
Warga berharap Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perhubungan segera melakukan pendataan dan perbaikan terhadap lampu-lampu jalan yang tidak berfungsi.
Selain untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat, keberadaan penerangan jalan yang memadai juga dinilai penting untuk mendukung keselamatan pengguna jalan dan menekan potensi tindak kejahatan.
Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Perhubungan Kota Palembang belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat mengenai banyaknya lampu jalan yang padam di sejumlah wilayah di Kota Palembang.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengelolaan dan pemeliharaan penerangan jalan yang selama ini dibiayai melalui kontribusi masyarakat.
Berdasarkan info yang didapat, terkait padamnya lampu di jalan Sulaiman Amin beberapa hari yang lalu, dikarenakan kabel PJU nya di Curi orang.
Ada bebrapa tempat yang Padam seperti di sepajang jalan Soekarno Hatta, jalan Baypass Alang Alang Lebar, jalan Harun Sohar, jalan Noerdin Panji, jalan Gubernur Bastatari, jembatan Musi 4, dan di Gandus Banyak kabelnya di Curi orang yang tidak bertangung jawab.
Pewarta : Reza
Editor : Yopi Lubrex




















