GAASS Gelar Aksi, Pihak PT.BA Berikan Klarifikasinya

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang– Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Selatan (GAASS) menggelar aksi unjuk rasa di kantor perwakilan PT Bukit Asam (PTBA) di Palembang, Selasa (04/11/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan pencemaran lingkungan dan konflik lahan yang melibatkan perusahaan tambang batubara milik negara tersebut.

Medi, selaku koordinator aksi GAASS, menyampaikan bahwa banyak laporan publik dan pemberitaan media yang menyoroti kerusakan lingkungan diduga akibat aktivitas PTBA, terutama terkait tumpahan debu batubara dan aktivitas tongkang di Sungai Musi.

“Pencemaran lingkungan di Sungai Musi. Kami melihat debu-debu batubara dari stockpile PTBA berhamburan ke udara dan mencemari lingkungan sekitar. Ini tentu sangat berdampak bagi masyarakat,” tegas Medi.

Ia menambahkan, pihaknya juga menemukan tongkang pengangkut batubara yang diduga melebihi kapasitas melintas di bawah Jembatan Ampera. Kondisi ini dikhawatirkan dapat merusak fasilitas umum dan menambah risiko kecelakaan.

“Tongkang-tongkang itu overload, dan sangat berpotensi merusak sarana vital. Ini jelas merugikan masyarakat dan lingkungan,” tambahnya.

Lebih lanjut, GAASS menyoroti konflik lahan antara PTBA dengan warga di Tanjung Enim. Konflik tersebut disebutkan telah berlangsung bertahun-tahun tanpa penyelesaian yang jelas.

“Konflik lahan ini sudah lama berjalan. Ada warga yang mengaku digusur paksa, ada juga yang merasa dirugikan soal ganti rugi. Bahkan menurut laporan yang kami terima, PTBA belum memberikan ganti rugi secara layak,” ujar Media.

GAASS juga mengingatkan bahwa pada tahun 2020, PTBA disebut telah divonis atas pelanggaran lingkungan. Hal ini kata Media seharusnya menjadi momentum perusahaan untuk berbenah, bukan kembali melakukan aktivitas yang merusak lingkungan.

“Sebagai pemuda dan mahasiswa Sumsel, kami sangat prihatin. Padahal batubara yang dikelola PTBA ini mencapai 5.000 miliar ton dari total 9.000 miliar ton yang ada di Sumsel,” bebernya.

Menanggapi aksi tersebut, Asyhari Prima Nanda selaku Penjabat Manager Umum PTBA menyatakan pihaknya apresiasi masukan dari teman-teman.

Terkait tongkang pengangkut batubara, Asyhari membantah bahwa PTBA menggunakan tongkang overload atau merusak fasilitas umum.

“Kami sudah berkoordinasi dengan KSOP. Jika ada tongkang yang melebihi kapasitas, itu bukan milik PTBA. Untuk urusan lingkungan, kami memastikan seluruh aktivitas penambangan sudah sesuai prosedur,” tegasnya.

Asyhari menegaskan komitmen PTBA untuk menjalankan operasi tambang yang berwawasan lingkungan dan terbuka terhadap kritik.

“Kami terima semua kritik dan akan mengevaluasi sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Pewarta  : Reza

Editor      : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAZNAS Kota Palembang Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026 “Bersatu dalam Keberagaman, Berkarya untuk Negeri” ​
Bukan Hanya Pelaku Lapangan, Polda Sumsel Dalami Dugaan Keterlibatan Korporasi Dalam Kasus Karhutla
Wisuda ke-XXIV, IGM Lepas 472 Lulusan dan Tantang Alumni Hadapi Era AI dengan Inovasi serta Ketangguhan
Kebakaran di Lorong Sabar Palembang Hanguskan 10 Rumah, 20 KK Terdampak
Perkuat Sinergitas dan Keamanan, Kepala Rutan Bersama Kalapas Palembang Silaturahmi Dengan Kapolrestabes
Hadapi Kemarau Panjang, Bhayangkari Sumsel Hadirkan 18 Sumur Bor Untuk Masyarakat
Kilang Plaju Lahirkan Inovasi Refrigeran Ramah Lingkungan dari Musicool hingga Breezon
Menang Di Tingkat Banding, Kuasa Hukum Perjuangkan Perlindungan Hukum Bagi Pemilik SHM Guna Mendapatkan Kepastian Hukum

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:57 WIB

BAZNAS Kota Palembang Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026 “Bersatu dalam Keberagaman, Berkarya untuk Negeri” ​

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Bukan Hanya Pelaku Lapangan, Polda Sumsel Dalami Dugaan Keterlibatan Korporasi Dalam Kasus Karhutla

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Wisuda ke-XXIV, IGM Lepas 472 Lulusan dan Tantang Alumni Hadapi Era AI dengan Inovasi serta Ketangguhan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kebakaran di Lorong Sabar Palembang Hanguskan 10 Rumah, 20 KK Terdampak

Rabu, 30 September 2026 - 07:50 WIB

Perkuat Sinergitas dan Keamanan, Kepala Rutan Bersama Kalapas Palembang Silaturahmi Dengan Kapolrestabes

Berita Terbaru