Memasuki Tahun Baru 2025, Ribuan Masyarakat Kurang Mampu Di OI Terancam Tak Bisa Lagi Menggunakan BPJS-KIS Untuk Berobat

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memasuki Tahun Baru 2025, Ribuan Masyarakat Kurang Mampu Di OI Terancam Tak Bisa Lagi Menggunakan BPJS-KIS Untuk Berobat

Foto: Aktivis Sumsel Rinaldi Davinci ketua DPD SEMMI Provinsi Sumatera Selatan.

RADARCenter, Ogan Ilir —Memasuki tahun baru 2025, masyarakat kurang mampu (Gakin) yang ada di Kabupaten Ogan Ilir terancam tidak bisa lagi menggunakan BPJS- KIS untuk berobat ke Rumah Sakit maupun ke Puskesmas.

Terhitung sejak (01/01/2025) program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN- KIS) yang selama ini disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir sudah diputus dan tidak berlaku lagi.

Hal ini tertuang didalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir tertanggal (02/01/2025), bahwa Pemkab Ogan Ilir dan BPjS Kesehatan tidak memperpanjang program tersebut.

Status kepesertaan JKN- KIS bagi warga miskin yang didaftarkan oleh Pemkab Ogan Ilir kini menjadi non- aktif.

Ini sudah pasti membawa kabar kurang menggembirakan bagi masyarakat kurang mampu yang ada diwilayah Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).

Kalau ini memang betul betul terjadi, maka masyarakat miskin di Ogan Ilir seakan mendapat kado pil pahit menjelang HUT Kabupaten Ogan Ilir ke 21, yang tidak pernah terjadi dimasa masa yang lalu.

Dengan Ketidakpastian alasan di balik keputusan ini memunculkan spekulasi di masyarakat, apakah persoalan ini terletak pada anggaran daerah yang tidak mencukupi, ataukah Kabupaten Ogan Ilir sedang mengalami defisit anggaran.

Salah satu aktivis Sumsel Rinaldi Davinci ketua DPD SEMMI Sumsel kepada awak media mengatakan, dengan adanya hal ini sudah pasti menjadi pertanyaan besar dikalangan masyarakat. 

Apakah adanya keputusan ini menggambarkan kondisi keuangan Pemkab Ogan Ilir yang semakin terpuruk.

“Dengan adanya keputusan Pemkab Ogan Ilir Ini, sudah pasti menyulitkan masyarakat kecil yang kurang mampu. Karna banyak warga yang bergantung pada JKN-KIS untuk mendapatkan akses kesehatan gratis,” kata Rinaldi.

Rinaldi melanjutkan, dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menyebutkan, bahwa Pemkab belum menyelesaikan perjanjian kerjasama baru dengan BPJS Kesehatan.

“Bagaimana dengan pasien yang sebelumnya menerima manfaat JKN-KIS, kini diarahkan untuk mendaftar sebagai peserta mandiri, yang tentunya akan memberatkan kelompok masyarakat yang berpenghasilan rendah, seharusnya sebelum program ini dihentikan disiapkan dulu solusinya,” ucap Rinaldi.

Masih kata Rinaldi, dengan adanya keputusan ini ribuan warga miskin di Ogan Ilir yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS harus membayar iuran secara mandiri jika ingin terus mendapatkan manfaat dari layanan program tersebut.

“Pemkab Ogan Ilir semestinya memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat, transparansi terkait anggaran dan prioritas kebijakan dinilai penting untuk meredakan keresahan warga,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, tahun baru kali ini menjadi awal dari perjalanan yang penuh tantangan bagi masyarakat kurang mampu di Ogan Ilir.

Terutama dalam upaya mempertahankan hak mereka atas pelayanan kesehatan.

“Sudah terang pasti ini menjadi pertanyaan besar yang mengemuka di publik, akankah kehadiran pemerintah untuk memberikan solusi bagi masyarakatnya, ataukah justru membiarkan masyarakatnya berjuang sendiri,” pungkasnya.  (*Yoga)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madrasah Diniyah Az-Zahra Meranjat III Gelar Wisuda Dan Pentas Seni 
Polsek Tanjung Raja Respon Cepat Penemuan Mayat Pria Muda Di Terminal Pasar Tanjung Raja
Polres Ogan Ilir Melalui Polsek Tanjung Raja Cek Rumah Warga Roboh Akibat Cuaca Ekstrem Di Desa Sungai Pinang II
Dugaan Kejanggalan Tes Masuk SMPN 1 Sungai Pinang Dan Diduga Oknum Guru backingi Penerimaan Murid Baru
Kapolsek Indralaya Meninjau Lokasi Dan Berikan Bantuan kepada Keluarga rumah Kebakaran Di Pulau Semambu
Wabup Ogan Ilir Beserta Rombongan Tinjau Rumah Kebakaran Milik Sekretaris PWI Ogan Ilir Di Desa Semambu
SDN 06 Pemulutan Selatan Gelar Perpisahan, Warga Pertanyakan Transparansi Iuran Rp410 Ribu per-Siswa
Posyandu Desa Sungai Rotan, Penimbangan Dan Pembagian Susu Balita Berjalan Lancar ​

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06 WIB

Madrasah Diniyah Az-Zahra Meranjat III Gelar Wisuda Dan Pentas Seni 

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:43 WIB

Polsek Tanjung Raja Respon Cepat Penemuan Mayat Pria Muda Di Terminal Pasar Tanjung Raja

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:49 WIB

Polres Ogan Ilir Melalui Polsek Tanjung Raja Cek Rumah Warga Roboh Akibat Cuaca Ekstrem Di Desa Sungai Pinang II

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:28 WIB

Dugaan Kejanggalan Tes Masuk SMPN 1 Sungai Pinang Dan Diduga Oknum Guru backingi Penerimaan Murid Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:09 WIB

Kapolsek Indralaya Meninjau Lokasi Dan Berikan Bantuan kepada Keluarga rumah Kebakaran Di Pulau Semambu

Berita Terbaru

Kota Palembang

Sebanyak 695 Peserta Ramaikan MTQ Sumsel 2026 Di Lahat

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:04 WIB